Saling Mendorong dan Menguatkan dalam Perjalanan Iman Bersama
Kalangan Sendiri

Saling Mendorong dan Menguatkan dalam Perjalanan Iman Bersama

Aprita L Ekanaru Official Writer
      65

Ayat Renungan: Ibrani 10:24-25 - “Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam perbuatan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati...” 

Pernahkah Anda merasa lelah dalam perjalanan iman? Ada saat-saat ketika doa terasa hampa, Firman sulit menyentuh hati, dan langkah rohani seolah melambat. Jika Anda sedang berada di titik itu, Anda tidak sendirian. Banyak orang percaya pernah mengalaminya, dan Tuhan mengetahui hal tersebut sejak awal. Karena itulah, Tuhan tnhidak pernah merancang kita untuk berjalan sendiri dalam iman.  

Melalui firman-Nya di Ibrani 10:24-25, Tuhan mengingatkan kita tentang pentingnya saling memperhatikan dan saling mendorong dalam kasih di dalam sebuah komunitas. Bukan hanya hadir di dalam ibadah atau persekutuan, tetapi panggilan untuk terlibat saling menguatkan. Tuhan rindu agar kita tidak hanya fokus pada perjalanan iman pribadi, tetapi juga peduli pada perjalanan iman orang lain. 

Bayangkan perjalanan iman seperti perjalanan jauh yang panjang. Anda mungkin mampu berjalan sendiri untuk sementara waktu, tetapi cepat atau lambat Anda akan merasa lelah. Komunitas rohani adalah tempat Tuhan menyediakan kekuatan baru. Melalui doa bersama, nasihat sederhana, atau bahkan sapaan hangat, Tuhan bisa memulihkan semangat Anda. Sering kali, satu kalimat penguatan dari saudara seiman mampu mengubah hari yang berat menjadi penuh harapan. 

Mungkin saat ini Anda tergoda untuk menjauh karena kecewa, terluka, atau merasa tidak dimengerti. Namun justru di saat-saat seperti itulah Anda paling membutuhkan komunitas. Bukan komunitas yang sempurna, melainkan komunitas yang mau bertumbuh bersama. Tuhan kerap memakai orang lain untuk menyampaikan penghiburan, mengingatkan identitas Anda di dalam Kristus, dan meneguhkan langkah iman Anda. 

Di sisi lain, kehadiran Anda juga memiliki arti besar. Anda mungkin merasa biasa saja, tetapi hidup Anda bisa menjadi alat Tuhan untuk menguatkan orang lain. Doa Anda, perhatian Anda, atau kesediaan Anda mendengarkan bisa menjadi jawaban doa bagi seseorang yang hampir menyerah. 

Hari ini, jangan menutup diri. Bukalah hati Anda untuk kembali terlibat, saling menguatkan, dan saling mendorong. Kirimkan pesan kepada satu orang dari komunitas rohani Anda, misalnya pemimpin komsel, teman seiman, atau rekan pelayanan dan katakan bahwa Anda ingin kembali terhubung. Bisa dengan mengajak bertemu, mengikuti persekutuan minggu ini, atau sekadar berkata, “Saya butuh didoakan.” Langkah kecil ini bisa menjadi awal pemulihan dan penguatan besar dalam perjalanan iman Anda.  Anda tidak diciptakan untuk berjalan sendiri.  

Jangan menunggu sampai merasa kuat untuk datang, datanglah agar Tuhan menguatkan Anda melalui komunitas. 

Ikuti Kami