Menerima Pemberian Allah

Menerima Pemberian Allah

Tiurma Ida Purba Official Writer
      6242
Show English Version

Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini;diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya. (Mazmur 27:24)

 

Bacaan Alkitab Setahun  [kitab]Mazmu53[/kitab] ; [kitab]Kisah25[/kitab]; [kitab]Imama16-17[/kitab]

 

Kemurahan dalam bahasa Yunani berarti Chrestotes, sedangkan dalam bahasa Latin Beningnitas, dan bahasa Inggris Beningnity. Kemurahan Tuhan adalah pemberian Allah yang sesungguhnya tidak layak Anda terima. Kemurahan Tuhan tidak melihat apapun tindakan Anda sebelumnya. Mengapa? Karena meskipun Anda berdosa namun Tuhan memberikan nyawaNya untuk Anda. Ketika Anda bermurah hati kepada seseorang, landasan Anda tidak pada apa yang telah dilakukannya kepada Anda. Jika Yesus adalah teladan, maka Anda harus bermurah hati kepada sesama. Ketika orang lain menyakiti Anda, tetapkah Anda bisa bermurah hati kepada mereka?

Chrestotes berarti pada perbuatan yang baik dan lembut kepada orang lain. Ketika hati Anda bergejolak dan berkata: “ kemurahan Tuhan itu seperti apa dan saya belum pernah menerimanya?”.Roma 2:4 : Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahanNya, kesabaranNya dan kelapangan hatiNya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?

Ayat ini menyadarkan kita untuk tetap menghitung setiap kemurahan Tuhan. Salah satu kemurahan Tuhan adalah ketika Anda masih bisa bernafas saat ini. Jangan pernah remehkan ketika Anda masih bisa menghirup udara dengan gratis saat ini. Ketika Anda terbebas dari celaka maut, itu juga adalah salah satu kemurahan Tuhan. Bahkan, ketika Anda masih bisa mempertahankan iman Anda, itu semua karna kemurahan Tuhan.

Mazmur 94:17-18

Jika bukan Tuhan yang menolong aku, nyaris aku diam di tempat sunyi. Ketika aku berpikir :” Kakiku goyang”, maka kasih setiaMu, ya Tuhan, menyokong aku.

 

Saksikan dan nikmatilah setiap pemberian Tuhan dalam hidup Anda, dan berikanlah pujian sejati kepada sang pemberi.

Ikuti Kami