Raup Keuntungan Berbisnis di Masa Kampanye

Raup Keuntungan Berbisnis di Masa Kampanye

Lori Official Writer
3353

Masa-masa kampanye seperti saat ini mendorong partai politik peserta pemilu 2014 untuk melengkapi para pendukungnya dengan kostum khas partainya.

Besarnya jumlah pendukung, mendorong parpol untuk mencetak berbagai perlengkapannya seperti baju, spanduk, bendera dan atribut-atribut lainnya. Untuk itu, menjadi sangat penting bagi para pengusaha-pengusaha ini mengajukan tawaran terbaik kepada sejumlah partai.

1. Sablon kaos/spanduk/stiker/bendera partai

Seperti yang tengah dialami oleh seorang pengusaha konveksi, Abdullah Zen yang mendapat pesanan sekitar ribuan baju dari tiga parpol untuk kampanye pileg tahun ini. Dirinya mematok harga sekitar 55 ribu – 150 ribu per baju sesuai dengan modelnya. Dari usaha ini, ia mengaku dapat menghasilkan keuntungan hingga mencapai 15 persen dari hari biasanya.

2. Rental mobil dan jet

Masa pelaksanaan kampanye terbuka juga sangat berimbas pada bisnis rental mobil dan jet. Meski diberitakan bahwa bisnis rental jet sepi pemesan, namun tampaknya rentan mobil justru banjir peminat. Hal ini dialami oleh Andrianto (40), seorang pengusaha mobil asal Kota Padang mengaku sebanyak 12 mobilnya laris disewa partai politik selama masa kampanye terbuka, termasuk truk dengan bak terbuka. Andrianto mematok harga sewa dengan sistem paket (tambahan sopir) atau non paket (hanya sewa) dimulai dari 300 ribu per hari.

3. Pesan katering

Tak ketinggalan pula dengan usaha katering yang juga mengalami dampak baik yang signifikan akibat kampanye terbuka partai-partai politik. Tak sedikit dari parpol yang bahkan secara eksklusif memberi pelayanan bagi para pendukungnya dengan menyediakan makanan baik kue, minuman hingga nasi kotak. Hal inilah yang menjadi peluang bagi para penyedia pemesanan katering.   

4. Sewa Panggung

Anton, pengusaha penyewa panggung asal Bandung juga turut menikmati hujan rezeki di masa kampanye ini. Mengapa tidak, Ia mengaku mampu mengumpulkan keuntungan hingga 300 persen dibanding di hari biasanya.  Untuk tarif, Anton mematok sebesar 3 juta rupiah per 8 jam pemakaian panggung yang dilengkapi dengan sound system.

Tingginya tingkat pemesan ternyata tidak menjamin besarnya keuntungan yang didapat. Pasalnya, para pengusaha mengaku kerap rugi lantaran tak sedikit dari partai politik dan calon legislatif bermain curang dengan tidak membayar pesanan secara penuh. Untuk mengatasinya, para pengusaha pun dengan cerdas memberlakukan pembayaran di muka. Bagaimana dengan Anda, merasa tertarik menggelutinya?


Baca Juga Artikel Lainnya:

Ragam Peluang Bisnis Desain Grafis

Empat Hal Penting yang Patut Diketahui Calon Desainer Grafis Freelance

Empat Acara yang Butuh Jasa Event Organizer

Event Organizer, Bukan Bisnis Coba-Coba

Dua Wanita, Satu Mujizat

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls

Ikuti Kami