Natal bersama Suku Sunda Berikan Banyak Berkah

Natal bersama Suku Sunda Berikan Banyak Berkah

Yenny Kartika Official Writer
5090

Yoyo Madjiah (78) dan Tamah (64) sudah menangani pelayanan Sanggar Bina Asih sejak tahun 2001. Pasangan suami istri ini dengan bahagia berbagi kisah Natal di daerah mereka, Desa Alamendah, Rancabali, Kabupaten Bandung yang sederhana namun konkrit.

Sudah ada sekitar 20 orang yang menjadi anak-anak asuh Yoyo dan Tamah di sanggar ini. Meskipun terkesan kecil, kenyataannya sanggar ini telah melewati beragam kisah-kisah menakjubkan, terutama pada Natal 2013.

Natal yang baru saja lewat dirayakan dengan apa adanya, tetapi persiapan dan maknanya tidak seadanya. Meskipun hanya bermodal ruang kecil dan tanpa sound system—hanya seperangkat angklung untuk mengiringi nyanyian selama beribadah, semangat para jemaat yang mayoritas bersuku Sunda tidak surut. Ibadah Natal yang berdurasi dua jam ini juga dimeriahkan oleh vokal grup ibu dan anak.

Mengangkat tema Kasih Membawa Berkat, Tamah mengakui perayaan Natal di Sanggar Bina Asih benar-benar sesuai dengan tema tersebut. Buktinya, berkat jasmani melimpah melalui acara ini. “Banyak yang ngasih kue, uang, biaya untuk pakaian dan masak-masak. Semua biayanya berasal dari donatur,” tuturnya. Aparat keamanan juga kompak menjaga jalannya acara Natal yang berlangsung pada Jumat (27/12) ini.

Sukacita Natal karena memperingati kelahiran Sang Mesias memang tidak bisa diukur dengan harta. Kesederhanaan bukan tanda perayaan Natal itu tidak bisa dimaknai, karena toh lahirnya Yesus 2.000 tahun lalu pun berlangsung begitu sederhana—di palungan di tengah kandang semata.

 

BACA JUGA:

Awali Tahun Baru dengan Resolusi Sehat Ini!

Lima Kiat Jitu Keuangan Mantap di Tahun 2014

Presiden SBY Bersyukur Natal dan Tahun Baru Aman

Istri adalah Berkat dari Tuhan

Sumber : Jawaban.com | yk

Ikuti Kami