Gereja di 2 Wilayah Indonesia Ini Jadi Tempat Penampungan

Gereja di 2 Wilayah Indonesia Ini Jadi Tempat Penampungan

Lois Official Writer
4391

Beberapa bulan belakangan ini, Indonesia diguncang oleh berbagai bencana yang mengakibatkan masyarakat di beberapa wilayah Indonesia menderita. Gereja-gereja di sana pun membantu dengan menjadi tempat penampungan. Berbagai bencana itu seperti letusan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara juga puting beliung di Kupang, serta banjir banding di Manado. Berikut kisahnya :

Bencana Letusan Gunung Sinabung

Jumlah pengungsi letusan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara ini banyak yang mengungsi di berbagai tempat, salah satunya Posko Penampungan Paroki Kabanjahe. Hingga Minggu (19/1/2014) di paroki ini pengungsi mencapai 1.095 jiwa atau 322 kepala keluarga. “Jumlah pengungsi masih bertambah, mengingat status Gunung Sinabung masih sangat aktif,” ujar Frater Andika Tarigan, di Sekretariat Posko Paroki Kabanjahe, Minggu.

Status Gunung Sinabung yang kembali aktif setelah 1.200 tahun pada Jumat lalu tersebut (17/1/2014) membuat penduduk dari desa berdekatan datang ke lokasi penampungan. Selama dalam lokasi penampungan, mereka memasak dan memberi berbagai pelatihan ketrampilan membuat kue sehingga mereka dapat tetap produktif. Jumalah pengungsi berpotensi bertambah karena erupsi yang diperkirakan makin tinggi, menurut Ketua Media Center Penanganan Bencana Gunung Sinabung Posko Kabanjahe, Jhonson Tarigan.

Banjir Bandang di Manado

Paskabencana banjir banding lima hari, Kota Manado masih porak poranda. Jalanan penuh tumpukan sampah kayu, papan penunjuk jalan masih dibiarkan di pinggir jalan, perabotan rumah yang terkena lumpur masih berjejer di depan rumah-rumah warga. Jika tidak segera dibersihkan, dikuatirkan penyakit dapat menyerang dengan mudah.

Yang lebih mengenaskan, sebagian warga saat ini masih tinggal di posko pengungsian seperti di Gereja Masehi Injil di Minahasa dan juga kantor Walikota Manado. Warga yang bertahan adalah mereka yang rumahnya telah hancur akibat terjangan banjir bandang.

Sementara itu, masih banyak wilayah di Indonesia yang diterjang banjir karena intensitas hujan yang tinggi. Baru-baru ini, Kupang sendiri diterjang puting beliung dimana ada puluhan rumah yang rusak. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Selama masih ada kesempatan, mari kita saling tolong-menolong mereka yang membutuhkan pertolongan kita.

 

Baca juga :

Arti Sebuah Isyarat

Takaran ASI Untuk Bayi

4 Kriteria Utama Ideal Istri di Mata Suami

Jaga Tubuh Saat Cuaca Ekstrem Melanda

Tarzan, Keberanian dan Cinta di Hutan Rimba

Berbagai Soto Berdasarkan Nama Isinya

Sumber : antaranews.com-republika.com by lois ho/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami