Menurut All Women Stalk, mendapatkan pacar impian belum tentu berarti mendapatkan suami yang baik di masa depan. Sama seperti apa yang kita inginkan, terkadang bukanlah apa yang kita butuhkan. Bisa jadi mereka bisa mengiri ruang hati dan memberikan cinta yang diidamkan, namun tak semuanya bisa menjadi suami yang baik di masa depan. Kenapa? Ini beberapa alasannya :
Teman Kencan yang Menyetujui Pendapat Anda
Anda berpikir bahwa begitu menyenangkan punya pacar yang setuju dengan pendapat Anda. Setuju memang bagus jika ada kesepakatan, tapi tidak jika karena tidak punya inisiatif. Lihatlah apakah orang yang Anda kencani punya inisiatif atau cuma menyetujui saja? Orang yang iya-iya saja akan membuat Anda menjadi jenuh.
Pria yang Pandai Menghadapi Wanita
Percaya atau tidak, pria yang pandai menghadapi wanita dan berpenampilan menarik, terkadang juga tidak punya keberanian saat dihadapkan dengan komitmen. Sosok pria seperti ini ideal sebagai pacar saja, namun tidak lebih, terutama saat dia menghindari topik tentang keseriusan hubungan.
Dia Sempurna
Saat kita merasa si dia adalah pria yang sempurna, maka dia pun menuntut ‘kesempurnaan’ itu dari diri kita. Namun sebenarnya, kalau cinta itu saling mengisi dan saling melengkapi. Karena itu, jika dia menuntut hal serupa maka cintanya tidak sempurna.
Dia Luar Biasa
Kita tahu bahwa dia adalah sosok yang luar biasa, tapi saat menjalani beberapa hal bersama, kita akan tahu bahwa dia bukanlah sosok yang luar biasa. Ada yang berusaha untuk terlihat luar biasa namun sebenarnya menyimpan sesuatu yang membuat Anda kecewa.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”