Pentingnya Mendidik Anak

Pelayanan Anak / 5 July 2014

Pentingnya Mendidik Anak
Sumber: google
Hevi Teri Official Writer
11313

 

Kegagalan Yakub untuk memberi teladan yang baik membuat ia gagal dalam mendidik anak-anaknya. Dengan mengistimewakan Yusuf (dan kemudian juga Benyamin), Yakub telah membuat anak-anaknya saling berkompetisi, bahkan menjual saudara mereka sendiri sebagai budak.

Sejarah selalu bisa dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi manusia dan dari sisi Allah. Dari sisi manusia, perbuatan anak-anak Yakub yang menjual salah seorang saudaranya sendiri sebagai budak itu merupakan suatu perbuatan biadab. Dari sisi Allah, Allah bisa memakai sisi buruk manusia itu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan-Nya.

Sisi buruk yang terjadi dalam kehidupan keluarga Yakub ini terjadi karena Yakub tidak mendidik anak-anaknya secara semestinya. Yakub tidak mengarahkan anak-anaknya untuk bersatu dan saling membantu, tetapi dia sendiri justru menjadi penyebab yang membuat anak-anaknya yang lain semuanya membenci Yusuf. Yakub hanya memperhatikan perasaannya sendiri, tetapi mengabaikan perasaan anak-anaknya. Dia hanya memperhatikan dirinya sendiri ketika mengistimewakan Yusuf, anak yang dilahirkan oleh Rahel, istri kesayangannya yang telah mati lebih dulu (35:19).

Kisah Yusuf ini merupakan peringatan bagi para orang tua supaya tidak hanya mementingkan perasaannya sendiri saat mendidik anak. Bila suami dan istri tidak siap untuk memikirkan apa yang terbaik bagi kepentingan anak-anak mereka, lebih baik mereka tidak memiliki anak! Bila mereka menginginkan anak, mereka harus sadar bahwa mereka wajib mendidik anak mereka. Kita patut bersyukur bahwa walaupun kadang-kadang orang tua salah dalam mendidik anak, ada anugerah Allah yang membuat anak seperti Yusuf tetap menjadi anak yang baik dan beriman kepada Allah. [P]


Amsal 29:17
"Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu."

 

by.Gereja Kristus Yesus di Sydney Australia

Sumber : google
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?