Susul Sinabung, Status Gunung Kelud 'Waspada'

Nasional / 3 February 2014

Kalangan Sendiri

Susul Sinabung, Status Gunung Kelud 'Waspada'

Lori Official Writer
5329

Erupsi Sinabung belum lagi reda, namun Gunung Kelud di kabupaten Kediri, Blitar, Malang bahkan tengah dalam status waspada lantaran terjadinya kenaikan aktifitas gunung di sepanjang Januari 2014. Gempa vulkanik telah terjadi sebanyak 315 kali yang disertai dengan kenaikan suhu air.

Sejak Minggu (2/2) kemarin, aktifitas wisata menuju kawasan Kelud telah ditutup untuk sementara waktu. Namun masyarakat yang tinggal di radius 5 kilometer dihimbau untuk tidak perlu panik dan tak perlu melakukan proses evakuasi secara terburu-buru seperti yang sempat dihimbau oleh Badan Sar Nasional (Basarnas).

“Belum perlu evakuasi. Hanya radius 2 km tidak ada aktivitas. Di radius itu tidak ada pemukiman,” ujar Kepala Humas dan Informasi BNPB Sutopo Purwo, seperti dilansir Detik.com, Senin (3/2).

Sutopo menambahkan, aktifitas gunung api bersifat slow in set atau tidak akan tiba-tiba meletus. Gunung punya tahapan kenaikan aktifitas yakni dari normal kemudian menjadi waspada, siaga dan awas. Sehingga perlu memahami proses ini dengan benar sebelum memberitakannya secara berlebihan.

Menurut data yang dihimpun oleh BNPB, saat ini terdapat sebanyak 127 gunung api aktif di Indonesia. Gunung Kelud adalah salah satu gunung yang tengah berstatus ‘waspada’, setelah terakhir kali beraktifitas pada tahun 2007.

Euforia bencana erupsi gunung api tengah terjadi di Indonesia sejak erupsi Sinabung yang kini dalam status ‘Awas’ (level IV) pada November 2013 silam. Dengan itu, pihak BNPB menghimbau agar tetap waspada dan tanggap bencana bila sewaktu-waktu aktifitas gunung api meningkat.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Letusan Sinabung Telah Diramalkan Sejak Lama?

Pengamat Politik LIPI Sarankan Jokowi Stop Blusukan

Kronologis Tewasnya 7 Relawan GMKI di Gunung Sinabung

Marcell Diaz, Sukses Bangkitkan Usaha Ternak Sapi yang Hampir Bangkrut

Sumber : Detik/Kompas/LS
Halaman :
1

Ikuti Kami