Begitu putus asanya Ayub setelah dia kehilangan segalanya kecuali nyawanya. Namun, lihatlah saat dia mempertanyakan dimana ada harapan baginya? Siapa yang melihat harapan itu? Alkitab katakan, Tuhan memberikannya dua kali lipat dari segala yang dipunyainya dulu. Sama seperti itulah kita, jika benar di hadapan-Nya, akan menemukan kembali asa di dalam jiwa karena Tuhan.
“maka di manakah harapanku? Siapakah yang melihat adanya harapan bagiku?” (Ayub 17:15)
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”