Penutupan Gereja Terjadi Karena Pemerintah Tak Punya Nyali

Internasional / 24 September 2013

Penutupan Gereja Terjadi Karena Pemerintah Tak Punya Nyali
Sumber: Jawaban.com
daniel.tanamal Official Writer
7382

Terjadinya kembali kasus penutupan terhadap Gereja oleh kelompok massa yang mengklaim masyarakat setempat pada Minggu (22/09) kemarin, dinilai pemerhati sosial politik Victor Silaen sebagai wujud ketidaktegasan dan ketidakberanian pemerintah untuk menegakkan hukum.

“Tidak terselesaikan karena pemerintahnya atau kepala daerahnya memang memble atau tidak berani bertindak tegas atas nama hukum. Para pemimpin ini lebih suka menyenangkan hati massa pendemo yang katanya mayoritas dan kerap bertindak dengan membawa-bawa agama itu,” kata Victor dalam email sosial medianya kepada Jawaban.com, Selasa (24/9).

Dosen Fisipol di Universitas Pelita Harapan ini juga melihat adanya kemungkinan bahwa para pemimpin itu sendiri tidak sungguh-sungguh paham peraturan tentang membangun rumah ibadah (Perber 2 Menteri Tahun 2006).“Kalau mereka paham, maka tinggal diperiksa saja syarat-syaratnya, apakah sudah dipenuhi atau belum.Kalau sudah, ya berikan izinnya. Nah, soal memberi izin tersebut, ini perlu nyali.”

Ditambahkan Victor bahwa jika izin telah diberikan maka jaminan hukum pun wajib dijalankan agar hak membangun rumah ibadah dapat dilaksanakan oleh pihak yang bersangkutan. “Tapi kalau si pemimpin tidak punya nyali, maka yang terjadi ya cuma dua ini: izin diberikan tapi selanjutnya lepas tangan, atau izin tidak diberikan sampai bertahun-tahun meski semua syarat sudah dipenuhi,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya area dimana Gereja Santa Bernadette berada digembok kelompok massa yang mengklaim sebagai penduduk setempat pada hari Minggu (22/09) kemarin. Dalam sebuah selebaran aksi, salah satu butir penolakan adalah massa khawatir bahwa warga sekitar akan dimurtadkan.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Polisi Syariah Aceh Tangkap Pendeta GMII

Meski Dikucilkan Karena Menikah, Uskup Ini Tetap Bertahan

Umat Kristen Dunia Perlu Bersatu Dalam Keragaman

Aktivis Lingkungan Hidup Indonesia Raih Diana Award 2013

 


Sumber : Jawaban.com | Daniel Tanamal
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?