Apakah Pacaran Perlu Restu Dari Orangtua ?

Single / 17 August 2013

Apakah Pacaran Perlu Restu Dari Orangtua ?
Sumber: bluebellablog.co.uk
Budhi Marpaung Official Writer
9369

Dilema seringkali dialami oleh pasangan muda-mudi yang sedang dilanda asmara. Di satu sisi mereka saling menyukai, tetapi di sisi lain hubungan mereka mengalami kendala oleh izin dari orangtua.

Dari pengamatan penulis, ada banyak pasangan termasuk pasangan Kristen yang akhirnya terus melanjutkan hubungan mereka tanpa restu dari ayah-ibu salah satu pasangan atau bahkan kedua-duanya. Beberapa ada yang tetap berjalan hingga kini, tetapi tidak sedikit yang akhirnya bubar jalan karena depresi dengan situasi yang mereka alami.

Pertanyaan sekarang, seperti apa kebenaran firman Tuhan mengenai restu orangtua  di dalam fase hubungan masih pacaran? Apakah memang penting atau justru tidak ?

Di dalam Alkitab memang tidak tertulis mengenai kata pacaran, tetapi yang tercantum disana adalah tunangan atau menikah. Namun, hal ini tak serta merta menjadikan pembenaran bahwa kita boleh dengan semaunya berpacaran.

Kisah Yakub mendapatkan Rahel selama 14 tahun 7 hari ([kitab]kejad29[/kitab]) menjadi gambaran bagaimana seseorang tetaplah harus menghormati dan menghargai orangtua. Meski ia mengetahui bahwa Laban telah menipunya, tetapi ia tidak mengambil jalan singkat untuk mendapatkan sang pujaan hati.

Bagi Yakub tidak diserahkannya terlebih dahulu Rahel kepada dirinya merupakan simbol bahwa sang paman belum mengizinkannya untuk meminang adik dari Lea ini. Ia tidak mempermasalahkan itu. Ia tetap menunggu sampai waktu yang dijanjikan Laban tiba. Seperti yang kita ketahui bersama akhirnya Yakub pun bisa bersanding selama hidupnya dengan Rahel.

Rasul Paulus dalam tulisannya kepada jemaat Efesus menyatakan bahwa dengan menghormati ayah-ibu (termasuk calon mertua) maka kita pasti berbahagia dan panjang umur ([kitab]efesu6:2-3[/kitab]).

Jadi, kesimpulannya bahwa restu dari orangtua pada saat masih dalam berpacaran sangatlah penting. Memang terkadang bila tidak diberikan izin akan terasa sakit oleh Anda dan pasangan, tetapi percayalah bila Anda berdua mematuhi firman Tuhan segalanya akan menjadi indah bagi Anda berdua.

 

Baca juga :

Membenci Orangtua yang Menyakiti Kita, Apakah Dibenarkan?

TUHAN Menolongku Melunasi Biaya Kuliah!

Inilah 3 Artis yang Pernah Menyanyikan Lagu Nasional Indonesia

Inilah 5 Hal yang Selalu Ada di HUT RI

Indonesia Pusaka

Universitas Kehidupan  

Tips Mengatasi Fibromialgia

Thread Forum JC : Gimana Cara Mandi Secepat Kilat

Billy Boen, Pembuat Onar yang Kini Sukses Jadi Pengusaha Muda

Sumber : jawaban.com / bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?