Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
23967


Duka adalah sisi lain dari cinta, jadi jika Anda bisa mencintai seseorang maka Anda harus siap untuk merasakan duka karena kehilangan dia. Rasa suka, sama seperti perasaan lainnya : normal, alami dan baik. Dalam kehidupan ini, setiap orang harus siap untuk menghadapi kematian orang dikasihinya.

Walau kematian adalah hal alami, namun respon setiap orang saat mengalami kedukaan berbeda-beda. Keterikatan emosional, membuat seorang istri atau suami seringkali sulit mengatasi rasa dukanya saat pasangannya meninggal dunia. Berikut adalah tahap-tahap yang umum dialami mereka yang berduka:

Tahap satu : shock, mati rasa, tidak percaya (biasanya dialami di hari pertama hingga ketiga)

Rasa tidak percaya saat mendengar kabar duka, atau bahkan menghadapi langsung kematian pasangan adalah hal yang alami terjadi. Proses penolakan ini adalah cara emosi kita bertahan sehingga bisa menghadapi tuntutan yang harus dilakukan seperti menghubungi keluarga, kerabat dan teman, menghubungi pendeta dan mempersiapkan penguburan dan lain-lain. Ini adalah tahap mati rasa.

Saat "mati rasa" telah selesai, normal bagi orang tersebut untuk menangis bahkan hingga ekspresi yang tidak terkendali. Menangis adalah ekspresi emosi yang alami bagi mereka yang berduka, jadi jangan memandangnya sebagai "kelemahan". Selain menangis, mereka yang berduka bisa berekspresi kebalikannya yaitu marah. Dia bisa marah kepada pasangannya yang meninggalkan dirinya, hingga marah kepada Tuhan. Ijinkan emosi itu tersalurkan, karena hal tersebut penting untuk menjaga kesehatan emosi Anda.

Tahap dua : Rasa rindu yang menyakitkan dan tinggal dalam kenangan serta bayangan masa lalu (berlangsung sekitar satu bulan setelah kematian pasangan).

Kadang kita berpikir bahwa penguburan adalah tahap tersulit saat kehilangan orang yang kita kasihi. Namun sebenarnya yang terberat adalah minggu ke dua hingga minggu setelah penguburan, dan juga bulan-bulan di satu tahun pertama. Perasaan-perasaan seperti  kerinduan yang menyiksa, kenangan masa lalu, sedih, merasa pasangan ada di rumah, bicara sendiri, mudah marah dan juga terkadang mengalami masalah kesehatan.

Disarankan untuk melalui masa-masa ini dengan bantuan konselor profesional, atau pelayanan pastoral yang dapat membantu mengatasi masalah emosional.

Tahap tiga : Resolusi dan kembali melanjutkan kehidupan (Mulai dari enam bulan hingga satu tahun setelah kematian)

Mulai memasuki bulan ke enam setelah kematian pasangan, biasanya kehidupan seseorang sudah mulai normal. Tahap tiga ini dimulai dengan menerima kenyataan bahwa pasangan telah meninggal dunia, turunnya tingkat depresi, dan mampu mengenang masa lalu dengan sudut pandang positif.

Jika pada masa-masa duku seseorang mempertanyakan dimanakah Tuhan pada saat seperti ini, maka jawabannya adalah Dia bersama-sama dengan kita dan mengerti apa yang kita alami. Dia bahkan mengerti semua pertanyaan yang muncul saat kita berduka, seperti :

Mengapa dia meninggal di usia yang sangat muda? Yesus menjawab, "Aku mengerti perasaanmu. Aku juga mati di usia 33 tahun.

Mengapa dia harus mengalami kematian yang menyakitkan? Yesus menjawab: "Aku merasakan penderitaannya. Aku dipukuli, dicambuk dan disalibkan."

Aku sangat merindukan dia. Yesus menjawab, "Aku mengerti kesedihanmu, Aku juga pernah meninggalkan sorga dan datang ke bumi ini."

Mengapa manusia tidak bisa hidup kekal? Jawab Yesus: "Aku mengerti masalahmu ini, karenanya aku mati di kayu salib, bangkit dan naik ke sorga agar setiap orang yang percaya kepada-Ku memperoleh kehidupan kekal."

Jadi, sekalipun kematian orang yang kita kasihi sangat berat untuk diterima, percayalah bahwa semua itu dalam kedaulatan Tuhan dan Anda tidak sendirian saat menghadapinya, karena Tuhan selalu bersama kita.

Baca juga artikel lainnya :

Bertahan Saat Ditinggal Mati Oleh Orang Terkasih

Berbagai Kisah Nyata Orangtua Hadapi Kematian Anak

Banyak yang Menyalahkan Rick Warren Atas Kematian Putranya

Perkara Penting Di Balik Menerima Roh Kudus

Bertahan Saat Ditinggal Mati Oleh Orang Terkasih

Saya Memilih Mengampuni Orang Yang Menipu Rp 74 juta

Sumber : CBN.com | Puji Astuti

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

sedia jasa 21 November 2017 - 05:34:05

1 t

0 Answer

Mikey Oei 20 November 2017 - 21:25:50

Kenapa dalam Mat 27 : 44 tertulis berbeda dengan L.. more..

0 Answer

Tammy Olivia 20 November 2017 - 19:25:33

Sharing testimony

0 Answer


Marusaha F S 18 November 2017 - 12:09:03
Minta bantu doa utk pekerjaan, dan agar hutang hut... more..

DEDEN SURYADI 16 November 2017 - 03:02:20
Sya minta dukungan doa untuk bisa memiliki rumah d... more..

Leticia 15 November 2017 - 11:34:48
Teman2 JC tolong doakan saya supaya dapat pekerjaa... more..

REANI 10 November 2017 - 16:22:17
saya minta dukungan doa dari teman teman untuk sao... more..

Banner Mitra Week  3


7333

advertise with us