Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
21183


Duka adalah sisi lain dari cinta, jadi jika Anda bisa mencintai seseorang maka Anda harus siap untuk merasakan duka karena kehilangan dia. Rasa suka, sama seperti perasaan lainnya : normal, alami dan baik. Dalam kehidupan ini, setiap orang harus siap untuk menghadapi kematian orang dikasihinya.

Walau kematian adalah hal alami, namun respon setiap orang saat mengalami kedukaan berbeda-beda. Keterikatan emosional, membuat seorang istri atau suami seringkali sulit mengatasi rasa dukanya saat pasangannya meninggal dunia. Berikut adalah tahap-tahap yang umum dialami mereka yang berduka:

Tahap satu : shock, mati rasa, tidak percaya (biasanya dialami di hari pertama hingga ketiga)

Rasa tidak percaya saat mendengar kabar duka, atau bahkan menghadapi langsung kematian pasangan adalah hal yang alami terjadi. Proses penolakan ini adalah cara emosi kita bertahan sehingga bisa menghadapi tuntutan yang harus dilakukan seperti menghubungi keluarga, kerabat dan teman, menghubungi pendeta dan mempersiapkan penguburan dan lain-lain. Ini adalah tahap mati rasa.

Saat "mati rasa" telah selesai, normal bagi orang tersebut untuk menangis bahkan hingga ekspresi yang tidak terkendali. Menangis adalah ekspresi emosi yang alami bagi mereka yang berduka, jadi jangan memandangnya sebagai "kelemahan". Selain menangis, mereka yang berduka bisa berekspresi kebalikannya yaitu marah. Dia bisa marah kepada pasangannya yang meninggalkan dirinya, hingga marah kepada Tuhan. Ijinkan emosi itu tersalurkan, karena hal tersebut penting untuk menjaga kesehatan emosi Anda.

Tahap dua : Rasa rindu yang menyakitkan dan tinggal dalam kenangan serta bayangan masa lalu (berlangsung sekitar satu bulan setelah kematian pasangan).

Kadang kita berpikir bahwa penguburan adalah tahap tersulit saat kehilangan orang yang kita kasihi. Namun sebenarnya yang terberat adalah minggu ke dua hingga minggu setelah penguburan, dan juga bulan-bulan di satu tahun pertama. Perasaan-perasaan seperti  kerinduan yang menyiksa, kenangan masa lalu, sedih, merasa pasangan ada di rumah, bicara sendiri, mudah marah dan juga terkadang mengalami masalah kesehatan.

Disarankan untuk melalui masa-masa ini dengan bantuan konselor profesional, atau pelayanan pastoral yang dapat membantu mengatasi masalah emosional.

Tahap tiga : Resolusi dan kembali melanjutkan kehidupan (Mulai dari enam bulan hingga satu tahun setelah kematian)

Mulai memasuki bulan ke enam setelah kematian pasangan, biasanya kehidupan seseorang sudah mulai normal. Tahap tiga ini dimulai dengan menerima kenyataan bahwa pasangan telah meninggal dunia, turunnya tingkat depresi, dan mampu mengenang masa lalu dengan sudut pandang positif.

Jika pada masa-masa duku seseorang mempertanyakan dimanakah Tuhan pada saat seperti ini, maka jawabannya adalah Dia bersama-sama dengan kita dan mengerti apa yang kita alami. Dia bahkan mengerti semua pertanyaan yang muncul saat kita berduka, seperti :

Mengapa dia meninggal di usia yang sangat muda? Yesus menjawab, "Aku mengerti perasaanmu. Aku juga mati di usia 33 tahun.

Mengapa dia harus mengalami kematian yang menyakitkan? Yesus menjawab: "Aku merasakan penderitaannya. Aku dipukuli, dicambuk dan disalibkan."

Aku sangat merindukan dia. Yesus menjawab, "Aku mengerti kesedihanmu, Aku juga pernah meninggalkan sorga dan datang ke bumi ini."

Mengapa manusia tidak bisa hidup kekal? Jawab Yesus: "Aku mengerti masalahmu ini, karenanya aku mati di kayu salib, bangkit dan naik ke sorga agar setiap orang yang percaya kepada-Ku memperoleh kehidupan kekal."

Jadi, sekalipun kematian orang yang kita kasihi sangat berat untuk diterima, percayalah bahwa semua itu dalam kedaulatan Tuhan dan Anda tidak sendirian saat menghadapinya, karena Tuhan selalu bersama kita.

Baca juga artikel lainnya :

Bertahan Saat Ditinggal Mati Oleh Orang Terkasih

Berbagai Kisah Nyata Orangtua Hadapi Kematian Anak

Banyak yang Menyalahkan Rick Warren Atas Kematian Putranya

Perkara Penting Di Balik Menerima Roh Kudus

Bertahan Saat Ditinggal Mati Oleh Orang Terkasih

Saya Memilih Mengampuni Orang Yang Menipu Rp 74 juta

Sumber : CBN.com | Puji Astuti

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Heny muni Muni 22 August 2017 - 14:12:31

ketika saya mengumuli suatu persoalan terkadng say.. more..

0 Answer

Darien E 22 August 2017 - 11:08:24

Bagaimana cara mendengar suara Tuhan? Apakah suara.. more..

1 Answer

bagusp 22 August 2017 - 09:54:46

Siapakah Yesus itu,,?

1 Answer


charles tamaela 21 August 2017 - 17:06:34
Syallom Saya charles tamaela Sedang dlm pergumulan... more..

Jimmy Sumampouw 21 August 2017 - 04:19:39
Saya kemasukan roh halus dalam tubuh saya dan roh ... more..

Franche Monay Manullang 15 August 2017 - 10:44:33
Syalom Bpk/Ibu. saya mohon dukungan doa, agar agar... more..

Tuliswan Pedro 15 August 2017 - 02:38:44
Tolong doakan agar karya SASTRA Fabel saya diterbi... more..

Banner Mitra Week  3


7289

Banner Mitra Week  3