Voorend Gagal Turunkan Papan Iklan Bayi Yesus Gay

Internasional / 7 February 2013

Voorend Gagal Turunkan Papan Iklan Bayi Yesus Gay
Budhi Marpaung Official Writer
4099

Seorang warga Selandia Baru bernama M. Voorend harus gigit jari setelah upayanya untuk menurunkan papan iklan yang menunjukkan Yesus sebagai pecinta sesama jenis atau gay ditolak Lembaga Standarisasi Periklanan Selandia Baru.  

"Spekulasi terkait adanya penyalahgunaan orientasi seksual Yesus tidak terbukti melanggar peraturan dalam masyarakat umum," ujar lembaga itu beralasan.

Seperti dilansir Merdeka online, Kamis (7/2), M. Voorend melakukan protes terhadap papan iklan yang terpampang di Gereja Anglikan Santo Matius di Wilayah Auckland. Menurut dia, gambar dan kalimat 'Ini Natal. Sekarang waktunya Yesus untuk keluar' seperti menunjukkan Yesus seorang homoseksual.

"Saya merasa keberatan dengan iklan itu sebab mengibaratkan Yesus adalah gay. Menurut saya perwujudan Yesus yang diperlihatkan iklan itu sama saja dengan kata-kata kasar," kata Voorend.

Sebelumnya, Lembaga Standarisasi Periklanan Selandia Baru diketahui juga menolak pencabutan atas keluhan lain terkait pemasangan papan iklan yang memperlihatkan Paus menikah dengan seorang gay.

Pihak pengadu menganggap iklan itu telah menyesatkan terkait sikap gereja atas permasalahan gay. Namun, pihak berotoritas justru memiliki pendapat berbeda.

Baca juga : 

Kisah Nyata Suami yang Senang Menyakiti Hati Istrinya

Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya

Menjadi Teman yang Baik  

Life Goes On  

Mitos-Mitos Keliru Tentang Kanker  

Kuserahkan Hidupku, Andalkan Sisi Keintiman

Sumber : merdeka.com / budhianto marpaung
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?