Irma Suryati, Penyandang Disabilitas yang Sukses Usaha Keset Perca

Career / 9 December 2013

Irma Suryati, Penyandang Disabilitas yang Sukses Usaha Keset Perca
Sumber: Youtube.com
Lori Official Writer
10658

Irma Suryati, wanita berusia 38 tahun dengan keterbatasan fisik tak menjadi halangan baginya menekuni usaha kerajinan keset sejak belia. Meski proses mencapai kesuksesan itu sulit, namun warga asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah ini tetap maju menekuni usaha keset percanya.

Bagi Irma, satu kisah di tahun 2007 adalah awal dari berkembangnya usaha yang dinamainya Mutiara Handicraft. Keberanian dan tekatnya untuk menjajakan hasil tangannya ke Ibu Kota adalah pengalaman menarik dalam perjalanan usahanya.

Awalnya, ibu lima anak ini harus menempuh perjalanan yang cukup jauh mencapai ibu kota. Dengan membawa 3 karung besar keset perca dan harus mengeluarkan biaya ongkos yang realtif mahal, Irma bertekat menjajakan kesetnya di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Tiba pagi-pagi betul, Irma pun sabar menunggu, dan lapisan-lapisan keset itu pun menjadi alas tidurnya di emperan Tanah Abang.

Saat itu pula, ia harus menghadapi preman yang memerasnya. Namun titik awal itu berhasil mempertemukannya dengan peluang besar yang didapat. Lewat sebuah Koran yang melintasi wajahnya, ia membaca sebuah pengumuman lomba kewirausahaan muda tingkat nasional saat itu. Seusai menjajakan produknya, ia pun segera bergegas mendaftarkan diri.

Meski pada awalnya Irma tak memenuhi syarat sebagai peserta lomba, namun dengan sebersit harapan pula ia diberi kesempatan oleh panitia penyelenggara. Alhasil, ia pun menjadi salah satu peserta yang juga resmi dinobatkan sebagai  juara I Lomba Kewirausahaan Muda Nasional 2007.

Dari keberhasilan itulah, usaha kerajinan tangan keset perca ini semakin berkembang. Sementara, kondisinya yang terbatas malah menjadi motivasi baginya untuk memberdayakan penyandang cacat lain sebagai pengrajin. Diketahui sebanyak 20 penyandang cacat bekerja membuat keset di Mutiara Handicraft. Selain itu, Irma bahkan sukses membangkitkan semangat para penyandang cacat lainnya untuk mau berusaha.

Dari waktu ke waktu usaha kesetnya pun semakin berkembang. Produknya bahkan telah diekspor hingga ke Australia, China dan Singapura. Dibantu oleh 59 ribu orang di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Timur, ia mmapu memproduksi keset sebanyak 200 ribu untuk dijual di Tanah Abang dan 30 ribu diekspor ke Australia.

Kini selain mengawasi produksi usahanyas, Irma menjadi motivator dan trainer bagi sejumlah penyandang cacat, anak jalanan dan kaum PSK untuk diberdayakan. Bagaimana menurut Anda, mampukah kita mengikuti jejak Irma untuk menjadi seorang yang berguna ditengah keterbatasannya.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

Edwin Lau, Sang Pelopor Healthy Chef Sukses Indonesia

Dewi Tanjung Sari, Olah Limbah Jadi Souvenir Menarik

Kisah Subkhan Nur Raufiq, Pengusaha Sukses Suvenir Pernikahan

Kisah Sukses Wahyu Lies Sundoro Berbisnis Kaos Kata Pelesetan

Inilah Cara Mengisi Waktu Istirahat Jadi Lebih Produktif (2)

Pernak-pernik Natal Diburu, Saatnya Jadi Reseller!

Sumber : Merdeka.com/Jawaban.com/Lori
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?