Pdt.Timotius Arifin: John Lennon Tak Miliki Kasih Bapak

Pdt.Timotius Arifin: John Lennon Tak Miliki Kasih Bapak

daniel.tanamal Official Writer
9484

Saat melakukan launching bukunya yang berjudul “My Life, My Journey, My Destiny” – Perjalanan Orang Biasa bersama Tuhan Yesus yang Luar Biasa, di Jakarta, Minggu (20/10), Pendeta Timotius Arifin sempat menceritakan sisi lain kehidupan dari John Lennon yang banyak tidak diketahui orang.

Gembala GBI ROCK ini menceritakan bahwa dunia hanya mengetahui bahwa gitaris The Beatles itu merupakan sosok pemberontak, bagian dari sex revolution, hippies dan anti kemapanan. Padahal diri John Lennon penuh dengan kekosongan hidup akibat ditelantarkan oleh orangtuanya. Lennon tak memiliki kasi bapak.

“Kita tidak tahu isi hati dia sebenarnya. John Lennon pernah menulis surat kepada pendeta Oral Roberts. Isinya adalah Jon meminta maaf karena pernah mengatakan bahwa The Beatles lebih terkenal dari Yesus. Dan kekristenan akan habis. (Hanya empat tahun setelah dia mengucapkan itu, The Beatles bubar.) Dia berkata bahwa dia ini adalah seorang motherless dan fatherless,” kata Pendeta Timotius.

Lennon ditinggalkan oleh ayahnya pada saat usianya tiga tahun. Ibunya meninggal karena kecelakaan mobil setelah sebelumnya meninggalkan Lennon bersama laki-laki lain. Hingga Lennon memiliki keluarga sendiri, dirinya tidak tahu bagaimana menjadi seorang bapak yang benar. Seringkali Lennon menyakiti anaknya, Julian.

“Dirinya tidak pernah berani menghadapi dunia. Akhirnya dia lari ke dunia narkoba dan sex bebas. Dia berkata pada Oral Roberts ‘kalau aku punya bapak seperti anda Oral Roberts, mungkin saya jadi orang yang lebih baik.’ Lennon berkata dirinya sering ketakutan dan dalam kebingungan yang hebat.”

Kisah dari musisi Inggris yang ditembak mati di New York oleh penggemar fanatik bernama Mark Chapman ini menyentuh hati seorang Pendeta Timotius Arifin sehingga dirinya melakukan pelayanan Fathering Sonship-nya. Pelayanan yang memperlihatkan kepada dunia pelayanan bahwa setiap orang butuh hati seorang bapak.

 

Baca Juga Artikel Lain:

My Life, My Journey, My Destiny: Inspirasi Perjalanan Hidup Pdt. Timotius Arifin

Gereja Lakukan Pembiaran Terhadap Intoleransi

Sembilan Bom Bunuh Diri Dalam Sehari Tewaskan Puluhan Warga

Protes Korupsi, Gereja Bunyikan Lonceng

 

 

 

Sumber : Jawaban.com | Daniel Tanamal

Ikuti Kami