Jalan Hidup Orang Benar

Renungan Harian / 11 September 2013

Kalangan Sendiri
Jalan Hidup Orang Benar
Lois Official Writer
      12573
Show English Version

Amsal 11:5

 “Jalan orang saleh diratakan oleh kebenarannya, tetapi orang fasik jatuh karena kefasikannya.”

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 73; Ibrani 7; Nahum1-3

Jalan hidup orang benar seumpama sebuah tol yang bebas hambatan. Jalan yang kita pilih ini sudah dibayar oleh Tuhan dan ketika kita melaluinya, saat ada lobang, maka lobang itu akan ditambal. Jika ada batu yang menghalangi akan disingkirkan. Jalan ini menjadi rata sebab selalu diperhatikan.

Kehidupan orang benar diratakan oleh kebenarannya. Meskipun ada batu masalah yang merintangi jalannya, semua itu akan dilalukan, disingkirkan agar kita tetap dapat berjalan. Semua itu terjadi karena Tuhan memperhatikan jalan-jalan yang kita lalui. Dia selalu bersama dengan kita.

Namun, jalan orang fasik itu sama seperti jalanan yang berlobang yang tidak pernah diperhatikan oleh si pembuat jalan. Kefasikan mereka malah menjadi halangan dan itulah yang membuat mereka jatuh.

Orang benar jalannya akan diratakan, orang fasik akan terjatuh. Pertanyaan yang sesungguhnya adalah apakah jalan kita sudah rata? Sudahkah kita menjadi orang yang benar? Tapi terlebih dahulu, maukah kita menjadi orang yang benar?

Jika iya, selanjutnya marilah kita saling berlomba untuk menjadi orang yang benar. Menjadi orang yang benar, bukan hanya menerima keselamatan dari Yesus tapi juga berlari kepada kebenaran dan menjauhi kejahatan. Mempersembahkan hidup setiap hari dan mengalahkan dosa. Menjadi orang yang benar yaitu dari hari ke hari belajar untuk semakin serupa dengan Yesus.

 

Mari kita saling berlomba menjadi orang yang benar, yang dari hari ke hari belajar untuk semakin serupa dengan Yesus, Juru Selamat kita.

Kalangan Sendiri

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?