Mayoritas Anggota Kongres AS Tolak Serang Suriah

Mayoritas Anggota Kongres AS Tolak Serang Suriah

daniel.tanamal Official Writer
1737

Lebih dari 230 dari 433 anggota Kongres di Dewan Perwakilan Amerika Serikat dilaporkan menolak atau cenderung menolak mengenai rencana serangan ke Suriah. Jajak pendapat juga menunjukkan bahwa warga Amerika tetap khawatir terhadap rencana serangan ke Suriah.

Banyak politisi dan anggota masyarakat AS prihatin bahwa aksi militer bisa menarik AS untuk terlibat dalam perang berkepanjangan dan memicu permusuhan yang lebih luas di wilayah tersebut. Hal ini tentu bertolak belakang dengan ucapan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang mengatakan dukungan terhadap serangan ke Suriah meningkat.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama sendiri dilaporkan juga akan menahan rencana serangan militer ke Suriah jika negara itu setuju memberi izin pihak internasional mengawasi cadangan senjata kimia mereka, meskipun Obama sendiri skeptis bahwa pemerintah Suriah akan menyetujui hal ini. "Saya ingin memastikan bahwa norma terhadap pelarangan penggunaan senjata kimia dipertahankan," katanya kepada ABC News.

Obama juga menyatakan bahwa serangan terbatas diperlukan untuk menghukum rezim Assad terkait penggunaan senjata kimia dan untuk mencegah mereka menggunakan senjata itu lagi.  "Itu termasuk dalam kepentingan keamanan nasional kita. Jika kita bisa melakukannya tanpa serangan militer, saya sangat memilih hal ini."

Sekali lagi, solusi serangan AS ke Suriah dengan target utama untuk membawa perdamaian dan kemakmuran, sulit tercapai. Jalan kekerasan dan peperangan hanya akan menghadirkan persoalan baru yang lebih pelik dan memperlebar jurang kebencian diantara banyak pihak termasuk rakyat Suraih sendiri yang kini menjadi korban.

 

 

Baca Juga Artikel Lain :

Iran Nyatakan Tak Pernah Sangkal Holocaust

KPAI dan Kak Seto Digandeng Usut Kasus Anak Ahmad Dhani

Presiden Iran Ucapkan Selamat Tahun Baru Yahudi

Polisi Selamatkan Puluhan Anak Dari Sekte Keagamaan

Polisi Ringkus Preman Perusak Gereja

 



 


Sumber : Kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami