Perjanjian Damai Israel-Palestina Ditargetkan Sembilan Bulan

Perjanjian Damai Israel-Palestina Ditargetkan Sembilan Bulan

daniel.tanamal Official Writer
4306

Upaya Israel dan Palestina untuk meraih kesepakatan damai ditargetkan dalam waktu sembilan bulan. Para negosiator perdamaian akan bertemu kembali dalam waktu dua pekan, setelah melakukan pertemuan putaran pertama yang positif.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry, yang bertindak sebagai tuan rumah perundingan damai antara Palestina dan Israel, meyakinkan hal itu dan percaya bahwa perdamaian akan terwujud, meskipun banyak rintangan yang harus dihadapi.

"Saya bisa katakan, pertemuan yang berlangsung sangat konstruktif dan positif. Saya sadar jalannya (perundingan damai) akan sulit. Tetapi tidak perlu skeptis. Dengan negosiator ulung dan dihormati, saya yakin perdamaian akan tercapai," ujarnya, dikutip Reuters, Rabu (31/7).

Dirinya juga menambahkan isu utama dan permasalahan lainnya akan dibahas selama negosiasi berlangsung. Kerry pun meminta agar Palestina dan Israel berupaya untuk melakukan kompromi yang dimungkinkan. Dalam perundingan ini negosiator Palestina akan diwakili oleh Saeb Erakat dan Negosiator Israel yaitu Tzipi Livni.

Negoisasi menuju kata damai diantara dua negara yang terus bertikai sejak era Perjanjian Lama itu diupayakan oleh Amerika Serikat yang berupaya agar kedua belah pihak sepakat dalam pembentukan solusi dua negara. Jika solusi dua negara tercapai maka Negara Israel akan berdiri bersama dengan Negara Palestina merdeka, yang didirikan di Tepi Barat dan perbatasan Gaza, yang sudah dikuasai oleh Israel sejak menang perang 1967.

 

Baca Juga Artikel Lain:

Fragmen Salib Yesus Ditemukan di Turki?

Istri Mantan Presiden RI Sahur Bersama di Gereja

Waspada Konflik, Pemimpin Agama Myanmar Berkumpul

Penggunaan Alkohol Berlebihan Timbulkan Kekacauan di Australia

Pasangan Ini Adakan Resepsi Pernikahan Sederhana di McDonald's

 


Sumber : Tribunnews
Halaman :
1

Ikuti Kami