Umat Kristen Mesir Menjadi Sasaran Pasca Kudeta Militer

Umat Kristen Mesir Menjadi Sasaran Pasca Kudeta Militer

daniel.tanamal Official Writer
3737

Krisis Mesir yang pekan lalu menghadirkan kudeta militer atas kepemimpinan presiden Mohammad Morsi berdampak begitu keras dengan kerusuhan yang menimbulkan korban berjatuhan. Umat Kristen pun kini menjadi sasaran dari kelompok-kelompok yang tidak menghendaki keadaan ini.

Akhirnya banyak dari mereka yang mengungsi untuk lari dari ancaman penganiayaan. Salah satunya adalah Gereja Koptik Ortodoks St Mark di Fairfax Washington DC Amerika Serikat yang menjadi tempat dimana sekitar 20 sampai 30 keluarga baru Kristen dari Mesir mengungsi di tempat ini.

“Sangat menyakitkan mengetahui bahwa saudara-saudara kita di Mesir tidak bisa hidup tenang. Dan ketika mereka kesini mereka pun harus banyak berjuang juga untuk hidup karena bahasa dan kehidupan yang juga berbeda,” ungkap Pastor Paul Girguis.

Laporan terakhir mengenai kondisi umat Kristen di Mesir adalah tewasnya lima orang Kristen dalam sebuah bentrokan. Sementara itu sebuah gereja yaitu Mar Mina di Port Said pada Selasa (9/7) lalu ditembaki oleh sekelompok orang bertopeng yang segera melarikan diri.

Isu agama memang menjadi lahan hijau bagi para oknum tidak bertanggungjawab yang haus akan kekuasaan. Lebih bijak jika berintrospeksi diri disaat diri kita jatuh, ketimbang bersikap negatif yang nantinya akan menjatuhkan diri kita lebih dalam.  

 

Baca Juga Artikel Lain:

Tim Bencana OBI Akan Layani Korban Gempa Aceh

Pendeta Timotius Trimin Jadi Kades Di Wilayah Mayoritas Muslim

Mengajar Alkitab di Rumah, Seorang Pendeta di AS Ditahan

Dua Juta umat Kristen Brazil Ikuti "March For Jesus"

Pendeta Ini Tetap Melayani Selama Hampir 70 Tahun!

Sumber : WJLA | Washington Times
Halaman :
1

Ikuti Kami