Demonstrasi Di Turki Semakin Memanas

Demonstrasi Di Turki Semakin Memanas

daniel.tanamal Official Writer
2476

Demonstrasi mengecam kepemimpinan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan semakin meluas dan juga memanas. Bukan hanya masyarakat saja yang kini turun berdemo, disinyalir demostrasi berdarah ini juga turut dimanfaatkan oleh pihak militer untuk menunjukan pengaruhnya.

“Sepanjang pekan, banyak laporan menyebutkan militer juga ikut bersikap anti-pemerintah. Beberapa tentara terlihat membantu demonstran dan melawan polisi. Mereka bahkan memberikan masker gas untuk para pendemo,” ujar pengamat kawasan Timur Tengah asal Amerika Serikat (AS), Collins Dunne, seperti dikutip Guardian, Selasa (4/6).

Selain itu, rekan Erdogan di pemerintahan, Presiden Abdullah Gul, justru mendukung para pendemo. “Saat kita berbicara demokrasi, suara rakyat adalah segalanya. Demokrasi bukan hanya soal pemilu. Rakyat juga bisa menyuarakan pendapatnya dengan cara lain,” ” ujar Gul, seperti dikutip Associated Press, Selasa (4/6).

Erdogan yang diserukan untuk mundur karena gaya kediktatorannya dan juga dituduh berusaha mengubah Turki menjadi Negara Islam justru menanggapi para pendemo dengan keras. “Saya bukan seorang diktator. Karakter diktator tidak ada dalam darah saya. Saya hanya berniat mengabdi untuk masyarkat. Mereka hanya perusuh. Saya minta kalian tetap tenang, situasinya akan mereda,” seru Erdogan.

Hingga saat ini diberitakan sudah dua orang tewas dalam gelombang demonstrasi di Turki. Sementara itu lebih dari seribu orang telah terluka dalam bentrokan di Istanbul dan 700 orang di Ankara. Bentrokan yang diperkirakan telah pecah di 67 kota juga mengakibatkan 1.700 orang ditangkap.

 

Baca Juga Artikel Lain

Pendeta Dipukuli Hingga Koma Karena Bawa Kondom

Aktivis Tiananmen 1989 : Yesus Kristus Adalah Harapan China

Oscar Pistorius Cari Penghiburan Di Dalam Tuhan

Mantan Spesialis IT Akui Dirinya Sebagai Tuhan Yesus

Korban Tornado Oklahoma Pilih Ibadah di Gereja

 

 

 

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami