Otoritas Rusia Hancurkan Sebuah Gereja Pantekosta

Internasional / 12 September 2012

Kalangan Sendiri

Otoritas Rusia Hancurkan Sebuah Gereja Pantekosta

daniel.tanamal Official Writer
5252

Sebuah tindakan pelecehan terhadap kebebasan beragama terjadi di Rusia. Pada Kamis 6 September lalu sekelompok orang tidak dikenal yang dikawal oleh kepolisian dan relawan sosial menghancurkan Gereja Pantekosta Holy Trinity di Novokosino, timur Moskow dengan menggunakan dua buldoser.

Pendeta Vasili Romanyuk, pimpinan gereja tersebut menyatakan bahwa penghancuran ini terjadi begitu cepat dan tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Barang-barang berharga dibawa pergi dengan cara yang agresif, sementara para relawan yang berjaga tidak mengizinkan siapapun mendekati gereja itu selama pembongkaran. Dan mereka juga menangkap wanita yang berjaga di gedung gereja itu kepada polisi setempat,” katanya.

Nampaknya penghancuran ini ditenggarai akibat ketidakjelasan otoritas setempat dalam memberikan izin mengenai penggunaan sewa lahan. Padahal telah lama, jemaat di gereja tersebut mengajukan permohonan untuk mendapat izin beribadah dan penggunaan tanah tersebut untuk pembangunan gereja. Namun persoalan hukum menjadi hambatan tersendiri bagi para jemaat. Dan sepertinya otoritas setempat memang tidak menghendaki berdirinya gereja tersebut.

Juru bicara Ombudsman untuk Hak Asasi Manusia di Rusia Mikhail Odintsov sangat menyayangkan hal tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang tidak dapat diterima. “Hal ini layaknya pendekatan Soviet. Tiba di malam hari dengan buldoser dan menghancurkannya itu adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Gereja itu dibangun 25 tahun lalu dan merupakan salah satu gereja Pantekosta tertua di Moskow,” ungkapnya.

Tidak aneh jika masih saja banyak penindasan terjadi bagi umat percaya diseluruh dunia. Kehadiran mereka membuat segala sesuatunya berjalan lebih indah dan tenang dengan kesukacitaan yang datang atas harapan keselamatan dari Tuhan. Satu hal yang memang tidak disukai oleh pemerintah lalim yang lebih mengedepankan kebebasan secara otoritasi.

 


Sumber : berbagai sumber - jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami