Untuk Para Suami : Etika Berteman Dengan Lawan Jenis

Marriage / 22 September 2012

Kalangan Sendiri
Untuk Para Suami : Etika Berteman Dengan Lawan Jenis
Budhi Marpaung Official Writer
39350

Memiliki seorang atau sejumlah teman bukanlah hal yang dilarang meski Anda sudah menikah dengan seorang wanita. Status sebagai suami tidak lantas menjadikan diri Anda harus terpisah dari orang-orang lain yang ada di sekitar Anda.

Namun begitu, di dalam pertemanan yang Anda bangun khususnya dengan lawan jenis, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan. Pasalnya, jika semua ini diabaikan, salah-salah Anda dan teman lawan jenis Anda justru jatuh ke dalam perselingkuhan.

Oleh sebab itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan mari lihat apa saja yang harus diketahui dan dimengerti seputar pertemanan dengan lawan jenis.

1. Luruskan niat. Jika Anda membangun pertemanan dengan maksud yang tidak benar maka akhirnya pasti lari kepada perselingkuhan. Awali perkawanan dengan sungguh-sungguh karena ada kesamaan sifat, pandangan, hobi, selera, dan sebagainya. Bukan karena tujuan ingin menjadikan sebagai pacar setelah merebut simpatinya.

2. Jaga privasi masing-masing. Jangan menintervensi dalam masalah teman. Anda dan dia sudah memiliki kehidupan sendiri-sendiri. Kalau pun dia memiliki masalah, dengarkan dan berilah saran selayaknya seorang teman yang peduli dengan kesusahan temannya yang lain.

3. Perhatikan intensitas pertemuan. Jangan terlalu sering berjalan dan bertemu dengan teman Anda setiap hari. Lakukan pertemuan di waktu-waktu dimana Anda memang perlu teman untuk curhat ataupun meluapkan kegembiraan Anda.

4. Jangan posesif. Posesif adalah rasa cemburu yang sangat berlebihan. Ketika Anda berlaku seperti ini maka Anda sedang mencengkram dirinya. Anda membuat ia tidak memiliki ruang untuk bergerak dan ini sesuatu yang salah. Perlu diingat Anda adalah pria beristri, dan teman Anda adalah wanita bersuami atau wanita single yang memiliki seorang kekasih. Tidak sepantasnya Anda berlaku posesif kepada teman Anda.

5. Berpikirlah dan bertindaklah secara positif. Apapun yang Anda berdua bicarakan, tempatkan diri Anda sebagai seorang teman yang membangun. Begitu juga ketika Anda menawarkan bantuan, tawarkanlah bantuan karena Anda murni untuk menolong dan bukannya karena Anda menginginkan cintanya.

Anda dan teman lawan jenis Anda adalah sepasang teman, tidak lebih. Atas dasar itulah, jangan pernah melangkah lebih jauh dari hal ini. Kalau Anda merasa ada perasaan lain yang timbul di dalam proses perjalanan pertemanan Anda, mulai ambil waktu untuk tidak bertemu.

Berdoalah kepada Tuhan agar api asmara yang baru muncul di dalam hati Anda dipadamkan dan digantikan dengan kasih yang murni dari-Nya. Ingat, jangan pernah melupakan Tuhan di dalam setiap apa yang Anda lakukan maupun hubungan-hubungan yang sedang Anda bangun karena Dia, Pribadi yang dapat menjadi Penjaga Anda yang tepat dari hal-hal yang dapat menyedihkan hati-Nya maupun orang-orang yang Anda kasihi.

Akhir tulisan, Selamat berteman dengan lawan jenis Anda secara positif !  

Baca juga :

Forum JC : Kopdar September Ceria (29 September 2012) 

Foto Miyabi Ada di Buku LKS SMP

Chord Lagu : Until The Lord Returns (English Version)
Belajar Excellent Dari Tokoh Alkitab Yusuf
Sumber : sammy21male.wordpress.com / bm
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?