Insiden hampir tertabraknya pesawat yang membawa deputi PM Papua Nugini oleh dua pesawat militer Indonesia pada November 2011 lalu berbuntut panjang.
Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill mengancam akan segera mengusir Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Andreas Sitepu dari negaranya jika pemerintah Indonesia tidak memberikan klarifikasi terkait peristiwa itu.
"Saya menuntut penjelasan. Bila pihak kami tidak mendapatkan penjelasan dalam waktu 48 jam, seluruh hubungan diplomatik antara Indonesia dan Papua Nugini akan hancur," ujar Deputi Perdana Menteri Papua Nugini Belden Namah, seperti dikutip Radio Australia, Jumat (6/1/2012).
"Saya sudah berbicara dengan duta besar (RI) dan bila memang pada akhirnya kami harus mengusirnya dari negara ini dan menarik dubes kami di Jakarta, maka hal tersebut akan kami lakukan," tegasnya.
Sampai berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri Indonesia maupun pihak istana belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait ancaman dari Papua Nugini tersebut.
Sumber : okezone/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!