4 Kebiasaan Belanja Yang Berbahaya

Investment / 23 November 2010

4 Kebiasaan Belanja Yang Berbahaya
Puji Astuti Official Writer
6268

Bulan Desember sudah di depan mata, akhir tahun adalah waktu dimana menyita banyak uang kita. Untuk itu, jika Anda tidak mengatur keuangan Anda dengan baik maka sudah pasti isi kantong Anda akan segera ludes. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dapat membawa Anda dalam masalah ini.

1. Window shopping

Jalan-jalan di mall untuk refreshing adalah sebuah alasan yang buruk. Setiap orang pasti memiliki kelemahannya sendiri, seperti elektronik, baju, atau perlengkapan rumah. Jadi jika Anda beralasan hanya window shopping atau melihat-lihat saja, hal itu membohongi diri sendiri karena pasti ada dorongan untuk membeli barang-barang impian Anda. Jadi jika Anda tidak bisa mengendalikan diri dengan baik, maka lebih baik Anda hindari refreshing dengan cara ini..

2. Membawa uang tunai terlalu banyak

Anda mungkin sudah tahu bahaya kartu kredit, sehingga tidak menggunakannya. Namun membawa uang tunai terlalu banyak juga bisa berbahaya. Bawalah uang yang Anda butuhkan saja, lalu tinggalkan sisanya di rumah.

3. Langganan milis dari vendor favorit Anda

Milis yang berisi promosi terbaru dari vendor favorit Anda adalah sesuatu yang lazim saat ii. Hanya dengan menekan sebuah tombol bahkan dengan membayar ketika barang sampai di depan pintu rumah Anda, kini sudah bisa dilakukan. Jadi hati-hatilah dengan email dan penawaran yang muncul di jejaring sosial yang marak saat ini.

4. Belanja sebagai pelampiasan emosi

Anda sedang marah atau kecewa, dan mencoba mengobatinya dengan belanja? Hal ini jelas bukanlah obat yang benar, karena Anda akan punya penyakit baru: hutang.

Belanja untuk kebutuhan rumah tangga atau pribadi tentu harus, namun Anda harus memperhatikan empat hal di atas jika tidak ingin mengalami kebocoran dalam anggaran keuangan Anda. Selamat mencoba.

Sumber : MSN
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?