Ketika Badai Hidup Melanda
Kalangan Sendiri

Ketika Badai Hidup Melanda

Puji Astuti Official Writer
      5321

II Korintus 12:10

Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 126; Yohanes 3; Yeremia 28-29

Salah satu pertanyaan paling umum dari orang percaya adalah, "Jika Tuhan itu baik, lalu mengapa hal buruk harus terjadi pada orang baik?" Dan itu benar, banyak orang baik yang takut akan Tuhan juga mengalami penderitaan dalam hidup mereka.

Selain itu, Alkitab berkata Allah tidak hanya mengizinkan penderitaan; Allah seringkali menggunakan penderitaan untuk menguji umat-Nya yang  setia. Itulah peristiwa yang Ayub alami (Ayub 1:8), yang akhirnya memunculkan karakter Ayub yang telah teruji, Ayub terbukti setia. Tuhan juga memberi Paulus mengalami ujian kesetiaannya melalui penderitaan sehingga ia akan direndahkan dan menyadari bahwa kasih karunia Allah lebih dari cukup baginya (2 Korintus 12:7-10).

Sering kali ketika saya mendengar kesaksian dari orang-orang Kristen, mereka mengikuti pola ini: aku nakal ... Tuhan menyelamatkan saya ... dan sekarang hal-hal hebat yang terjadi. Tetapi jika Anda benar-benar masuk ke dalam kehidupan setiap orang Kristen, Anda akan menemukan mereka juga mengalami penderitaan.
Jadi, ketika masa sulit datang dan Tuhan mengijinkan  penderitaan dalam hidup Anda, bagaimana sikap Anda? Apakah Anda menjalaninya dengan hati yang pahit dan marah karena anda merasa tidak pantas meneri hal tersebut? Atau, Anda akan mendengar suara Allah yang diucapkan kepada  kepada Paulus ini:

"Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."

Dengarlah suara Tuhan ini dan mengijinkan Dia untuk memimpin Anda ke sebuah hubungan yang lebih dalam lagi dengan-Nya.

Sikap Anda ketika badai kehidupan melanda menentukan apakah kemuliaan Tuhan dinyatakan, atau hanya rasa pahit yang tertinggal.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?