Vatikan, Pedophilia Bukan Kerasukan

Nasional / 17 March 2010

Kalangan Sendiri

Vatikan, Pedophilia Bukan Kerasukan

Puji Astuti Official Writer
4170

"Iblis mencobai semua orang - orang di politik, dalam bidang ekonomi, di dunia olahraga. Dan hal alami, iblis mencobai, lebih dari yang lainnya, para pemimpin agama, jadi Anda jangan terkejut ketika iblis mencobai mereka yang ada di Vatikan. Itu adalah pekerjaannya," demikian pernyataan Rev. Gabriele Arnoth, seorang imam Vatikan yang membidangi pengusiran setan.

Menurut Rev. Arnoth yang telah melakukan 70.000 pengusiran setan sepanjang karirnya sebagai imam, orang yang melakukan phedofilia tidak dirasuki iblis namun jatuh dalam godaan iblis.

"Yang mereka butuhkan bukanlah pelepasan, mereka perlu diubahkan, mereka perlu diubahkan oleh Allah, itulah yang mereka butuhkan. Mereka perlu mengakui, mereka perlu benar-benar menyesali, pertobatan sejati, itulah yang mereka butuhkan. Karena mereka tidak dirasuki," tegasnya pada sebuah interview dengan CNN.

Permasalahan pelecehan seksual dan phedofilia saat ini sedang menjadi perhatian utama di Vatikan setelah munculnya skandal yang dilakukan para imam Katolik di Belanda, Jerman, Irlandia, dan Austria.

Memang tidak seorangpun yang kebal dari cobaan iblis, bahkan para pendeta ataupun para imam. Untuk itu, sangat penting agar jemaat terus mendoakan para pemimpinnya agar mereka dikuatkan dan dijauhkan dari segala jebakan yang sudah iblis siapkan. 

Sumber : CNN
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?