Seseorang yang memiliki penyakit, palagi penyakit berbahaya seperti kanker pasti memiliki self esteem yang rendah. Mereka cenderung untuk menjauhi orang lain dan mengurung diri. Mereka merasa karena penyakit yang dideritanya, orang-orang akan menjauhi mereka.
Padahal menurut penelitian dalam jurnal Cancer Prevention Research telah diteliti melalui tikus. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa tikus yang terkena kanker dan dipisahkan dari induknya pasti akan lebih cepat mengalami kematian.
Begitu juga dengan manusia sebagai makhluk sosial. Penderita penyakit kanker yang menarik diri dari lingkungan akan mengalami stres yang akan memicu semakin berkembangnya penyakit ini. terlebih lagi bila penderita mengalami sakit hati atau kesedihan yang mendalam.
Begitu juga sebaliknya. Penderita yang memiliki hubungan baik dengan keluarga dan orang-orang di sekitarnya cenderung akan memiliki harapan hidup yang lebih baik. Dukungan dari orang-orang tersayang membuat penderita merasa dihargai, diperhatikan dan lebih bahagia.
Sumber : kompas.com/agnIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”