Wartawan asal Irak yang ditangkap karena melakukan pelemparan sepatu pada mantan Presiden AS George W Bush, Muntazer al-Zaidi tidak lama lagi akan menghirup udara bebas.
Menurut kabar yang kami lansir dari kompas.com, Jumat 11 September 2009, jelang pembebasan al-Zaidi sudah banyak tawaran menarik yang sudah menunggunya ketika menginjakkan kaki di luar penjara mulai dari rumah dan mobil sampai calon istri.
Namun, rupanya al-Zaidi tidak terlalu tertarik dengan semuanya itu. Baginya saat ini adalah kebebasan yang dia tunggu dari sejak lama. Menurut Maitam sang kakak, adik kandungnya itu berencana mendirikan panti asuhan dan berhenti menjadi jurnalis.
Wah, untuk sebuah tindakan melempar sepatu saja dan dimasukkan ke dalam penjara sudah dianggap seperti pahlawan negara, apakah ini yang dinamakan patriotisme era baru? jawabannya tentu saja tergantung kepada diri Anda masing-masing menilainya.
Sumber : kompas.com/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”