Semua yang hadir menjadi diam mendengar pidato yang teramat singkat itu, tetapi kemudian semua yang hadir memberikan standing ovation (penghormatan yang dilakukan dengan cara berdiri sambil bertepuk tangan meriah), karena mereka mengerti bahwa apa yang diucapkan oleh pemimpin mereka adalah benar, bahwa intisari kehidupan yang berhasil adalah "Jangan Pernah Menyerah."
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”