Yang Sedang-sedang Saja

Kata Alkitab / 7 August 2008

Kalangan Sendiri
Yang Sedang-sedang Saja
Admin Spiritual Official Writer
8066
"Semua yang "terlalu" itu tidak baik." Entah sejak kapan saya mendengar kalimat itu. Yang pasti saya juga sudah lupa siapa yang sebenarnya mengatakan kalimat itu. Sudah terlalu sering kalimat itu saya dengar selama ini. Dan saya pun dibesarkan dengan prinsip itu.

Semua yang "terlalu" itu tidak baik. Terlalu kaya, terlalu miskin, terlalu pintar, terlalu bodoh, terlalu polos, terlalu licik... Hmm.... Jangan atheis, tapi jangan juga terlalu rohani, nanti dicap... Jangan terlalu jahat, tapi jangan juga terlalu baik, nanti dibodohi... Lebih baik sedang-sedang saja! Biasa-biasa saja. Jangan terlalu ekstrim! Jangan berlebihan!

Dan, saya pun bertumbuh menjadi seorang yang "biasa-biasa" saja. Hidup pun sedang-sedang saja. Semua serba di tengah-tengah! Semua serba abu-abu. Tidak pernah berani mengambil langkah ekstrim. Main aman. Sampai saya mengerti, bahwa Allah mengasihi saya dengan berlebihan... dan dia melakukan tindakan yang terlalu ajaib pada saya...

Dia mencintai saya habis-habisan... Habis-habisan.... Dan saya pun terdiam malu. Menyadari keraguan saya untuk mencintai-Nya dengan seluruh keberadaan saya, keengganan saya untuk percaya sepenuhnya kepada Dia, yang tidak dapat saya lihat dengan mata ini... Bagaimana saya bisa meminta Allah untuk mencintai saya sepenuhnya, sedangkan saya sendiri tidak pernah "terlalu" yakin pada-Nya? Bagaimana saya bisa menuntut kasih-Nya, kalau saya tidak pernah mengasihi-Nya dengan keseluruhan diri saya? Meskipun saya tahu, Dia akan tetap mengasihi saya...

Walaupun saya gagal mengasihi-Nya, Dia tetap menjaga saya. Meskipun saya gagal mempercayai-Nya... Saya tertunduk malu, sambil berbisik, "Ajari aku untuk "terlalu" Tuhan, terlalu percaya pada-Mu, terlalu mencintai-Mu, terlalu bersandar pada-Mu, sampai akhirnya mataku hanya tertuju pada-Mu, dan dunia bukanlah hal yang terpenting lagi bagiku...

Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?