Seorang Kristen seharusnya mencari lebih dari sekedar komitmen karena pernikahan yang kudus didasarkan atas suatu perjanjian. Perjanjian atau akad adalah suatu janji yang tidak dapat dilanggar yang dibuat untuk orang lain untuk suatu kehidupan. Temukanlah partner potensial yang mempercayai suatu perjanjian.
Sebelum pasangan menikah, jumlah yang setara dari ketiga dimensi ini seharusnya hadir. Berikan perhatian pada area ini. Jika dimensi ini hilang atau mengalami masalah, pikirkan ulang tentang hubungan atau adakan sesi konseling bagi anda dan pasangan.
Terkadang, pihak lain saling menemukan satu sama lain namun studi menunjukkan bahwa daya tarik pihak lawan biasanya berhubungan dengan faktor personal dan bukan karena nilai-nilai. Secara keseluruhan, kita cenderung mencari seseorang yang serupa dengan kita dalam nilai-nilai dan orang yang memiliki kualitas yang kita dambakan - menarik, kesamaan minat, selera humor, empati, mampu beradaptasi, fleksibel, dapat berkomunikasi, dapat menunda kepuasan, memiliki gambar diri yang baik, dan lain sebagainya. Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”