The Pink Panther

Film Review / 28 February 2006

The Pink Panther
Tammy Official Writer
6759

Dalam film Pink Panther yang sudah-sudah oleh Blake Edwards, tidak ada yang bisa menggantikan sosok Peter Sellers sebagai inspektor Clouseau yang super lucu. Namun dalam pembuatan ulang film ini, ternyata Steve Martin sebagai sang pengganti sama sekali tidak mengecewakan. Didukung dengan skrip yang menghibur, film ini jadi sanggup mengocok perut.

Film "The Pink Panther" dibuka dengan adegan pembunuhan yang ada di sebuah pertandingan bola antara Prancis dan Cina. Pelatih Prancis yang menyebalkan telah mati terbunuh dan cincinnya yang dihiasi permata Pink Panther telah hilang. Inspektor kepala yang diperankan oleh Kevin Kline mengambil kesempatan dalam kesempitan ini. Dia berharap bahwa ada kemungkinan dia bisa mendapat medali kehormatan Prancis dengan cara menugaskan Jacques Clouseau (Steve Martin) untuk menyelidiki kasus ini. Berhubung Clouseau diperkirakan sudah pasti gagal, dia berencana untuk nantinya menggantikan Clouseau begitu ia gagal, dan akhirnya keluar sebagai pahlawan.

Dan rencana itupun bisa dikatakan sukses. Ponton (diperankan oleh Jean Reno), seorang ditektif yang dikirim inspektor kepala untuk menemani sekaligus memata-matai Clouseau berhasil membuat Clouseau terlihat makin bodoh dan konyol dalam melakukan tugasnya. Namun mengenai bagaimana film ini berakhir, anda harus menontonnya sendiri di bioskop.

Dalam adegan ini, ada banyak sekali adegan lucu yang siap membuat anda tertawa terpingkal-pingkal. Karakter Clouseau betul-betul unik dengan ketidakmampuannya berbahasa Inggris dengan benar dan berbagai kecerobohan lain yang sering ia lakukan membuat film ini segar.

Didalam film ini memang terdapat beberapa konten berbau seksual dan bahasa yang kurang sopan sehingga harus dicermati supaya tidak ditonton mereka yang belum cukup umur. Tapi secara umum, pesan moral film ini cukup kuat. Walau Clouseau begitu slebor namun pada dasarnya ia adalah seorang pria tulus dan berhati mulia yang selalu mau membela kebenaran untuk kepentingan negaranya.

Penasaran bagaimana lucunya film ini? Segera saksikan!

Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?