Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
565


Paus Fransiskus telah memulai pertemuan sinode Vatikan yang sudah ditunggu-tunggu digelar di Amazon pada akhir pekan ini. Dalam pidato pembukaannya, Senin (10/8), dia pun menyampaikan kepada semua gereja untuk menghormati dan menerima keberadaan masyarakat adat dan budaya dengan baik.

“Kami menghampiri masyarakat Amazon dengan berjinjit, menghormati sejarah mereka, budaya mereka dan gaya hidup mereka yang baik. Karena semua orang punya identitas mereka sendiri, semua orang punya kebijaksanaan mereka sendiri, kesadaran diri, mereka punya perasaan, cara melihat kenyataan, sejarah, hermeneutik dan cenderung protagonis terhadap sejarah mereka sendiri,” ucap Paus.

Namun, tanpa terang-terangan Paus menyinggung soal upaya penginjilan yang dilakukan oleh para missionaris Eropa yang dianggap terkesan seperti tindakan penjajahan.

“Hari ini penjajahan ideologis ini sangat umum. Kami juga mendekati mereka tanpa keinginan bisnis untuk memaksakan program yang sudah disiapkan sebelumnya untuk mereka, untuk mendisiplinkan masyarakat Amazon, mendisiplinkan sejarah dan budaya mereka. Kita harus menolak keinginan untuk mengubah penduduk asli mereka,” jelasnya.

Baca Juga:

Terima Kritikan, Paus Fransiskus: Suatu Kehormatan Mendapat Kritik dari Orang Amerika

Pemimpinnya Saling Serang, Paus Tetap Legowo Jika Gereja Katolik Harus Terpecah

Menurut Paus, apa yang dilakukan oleh para missionaris di masa lalu telah melanggar kebiasaan asli masyarakat. Seperti melarang praktik yang dilakukan suku-suku Aztec, Maya, Inca dan Moche yang dalam budayanya poligami, penyembahan berhala, pengorbanan anak dan ritual lain dianggap sebagai bagian dari budaya.

“Ideologi adalah senjata berbahaya. Kami selalu cenderung mengambil ideologi untuk menafsirkan orang. Ideologi bersifat reduktif dan membuat kita membesar-besarkan upaya kita untuk memahami secara intelektual, tanpa menerima, memahami, mengangumi, berasumsi dan menerima kenyataan itu,” katanya.

Sayangnya, sikap Paus yang terkesan mendukung praktik masyarakat suku yang cenderung bertentangan dengan ajaran kekristenan telah mengundang beragam kritik dari uskup-uskup di Amazon. Mereka mulai mempertanyakan dukungan paus terhadap tradisi masyarakat setempat yang jelas bertentangan dengan iman di dalam Yesus.

Dalam sejarahnya, para missionaris datang merintis gereja dan mengabarkan injil kepada masyarakat budaya adalah karena menyadari rentannya masyarakat hidup dalam praktik-praktik yang salah dimata Tuhan. Tanpa kebenaran, mereka tak akan menyadari jika apa yang mereka lakukan salah. Jadi, dalam hal ini Paus Fransiskus mungkin sedang menyampaikan pernyataan yang keliru soal bagaimana seharusnya sikap gereja terhadap masyarakat adat. Jelas, adat yang dilakukan sesuai dengan firman Tuhan harus tetap dilestarikan dan adat yang melanggar firman Tuhan sudah sepantasnya diluruskan. 

Sumber : Reuters.com | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Benedicto Morio Wada 18 February 2020 - 14:51:23

Riri Panjaitan

0 Answer

iwan hidayat 18 February 2020 - 11:44:00

Pakaian

0 Answer

Fiora Natania 18 February 2020 - 11:41:40

Longsor sepanjang tahun 2005

0 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (2)


7263

Banner Mitra Februari 2020 (2)