Pemimpinnya Saling Serang, Paus Tetap Legowo Jika Gereja Katolik Harus Terpecah

Pemimpinnya Saling Serang, Paus Tetap Legowo Jika Gereja Katolik Harus Terpecah

Lori Official Writer
1252

Paus Fransiskus menyampaikan kalau dia tak takut jika Gereja Katolik harus terpecah. Hal ini disampaikan sehubungan dengan aksi saling serang yang terjadi antara kardinal konservatif Amerika Serikat dengan Paus Fransiskus.

“Saya berdoa tidak ada perpecahan. Tapi saya tidak takut,” kata Paus dalam konferensi pers yang panjang di pesawat kepausan saat dia kembali dari perjalanan enam hari ke Afrika.

Aksi saling serang ini terjadi setelah Kardinal Raymond Burke asal Amerika, yang diturunkan dari jabatannya oleh Paus, mengkritik pemimpin Gereja Katolik itu terkait sikap inklusivitasnya dan juga doktrin gereja, khususnya dalam kasus perceraian dan homoseksual.

Baca Juga:

Paus Fransiskus, Korban Perdagangan Manusia Adalah Seperti Wanita Yang Disalibkan

Terima Kritikan, Paus Fransiskus: Suatu Kehormatan Mendapat Kritik dari Orang Amerika

Selain itu, Paus juga diserang oleh mantan duta besar Vatikan untuk Amerika Serikat Carlo Maria Vigano, yang menuntut pengunduran diri paus tahun lalu. Uskup Vigano sendiri menyalahkan Paus terkait kasus pelecehan seksual anak di kalangan Gereja Katolik.

Namun Paus hanya meresponi kritikan tersebut dengan santai. “Kita harus lembut, lembut kepada orang-orang yang tergoda dengan serangan itu, oleh hal-hal tersebut. Karena mereka sedang mengalami masalah dan kita harus mendampingi mereka dengan kelembutan,” jelasnya.

Di tengah ketegangan hubungan dengan para pemimpin Gereja Katolik konservatif AS, Paus tampaknya masih tetap melakukan tugasnya dengan baik. Seperti disampaikan dalam konferensi persnya, Paus Fransiskus menyampaikan tentang semangatnya terhadap para pemuda di tiga negara yang dikunjunginya belakangan ini.

Dia juga memperingatkan para pemimpin dunia untuk aktif dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan perhatian terhadap pelestarian lingkungan.

“Di Vatikan kita sudah melarang plastik,” katanya.

Di akhir konferensi persnya, Paus menyampaikan pesan singkat terkait serangan kritik yang dia terima. “Saya tidak suka kalau ada kritik di bawah meja dan mereka tersenyum dan unjuk gigi. Dan kemudian memasang pisau di belakang,” tandasnya.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com

Ikuti Kami