Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
602


Baik orang dunia maupun orang Kristen gak jauh-jauh dari masalah utang.

Ada saja alasan kenapa seseorang bisa terlilit hutang dan mulai depresi karena memikirkan cara untuk melunasinya.

Ada dua bentuk utang yaitu utang tunai maupun non-tunai. Dan kebanyakan diantaranya terlilit utang non-tunai, khususnya kartu kredit.

Tapi ada pertanyaan-pertanyaan yang perlu kita tanyakan, seperti:

  • Apa cara terbaik yang seharusnya orang Kristen lakukan supaya tidak terlibat utang?
  • Apakah berutang itu alkitabiah?
  • Utang dalam bentuk apa yang diijinkan?
  • Kebiasaan apa yang membuat orang Kristen terjerat dalam utang?
  • Bagaimana cara mengubah kebiasaan dan terlepas dari lilitan utang?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, mari merenungkan 10 kutipan ayat Alkitab yang bicara soal utang dan cara mengelola keuangan yang bijak.

1. Utang adalah bentuk perbudakan.

Utang hanya akan menutup setiap aliran pendapatan. Semakin cepat melunasi utang, semakin baik pula kondisi keuangan pribadi kita.

“Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu." (2 Raja-raja 4: 7)

“Orang yang tidak berakal budi ialah dia yang membuat persetujuan, yang menjadi penanggung bagi sesamanya.” (Amsal 17: 18)

“Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.” (Amsal 22: 7)

Baca ayat pendukung lainnya : Amsal 22: 26-27; Nehemia 5: 3-5; Matius 6: 24; Roma 13: 8-10

2. Utang membuat seseorang gelisah dan mencuri waktu tidur yang nyaman

Hari sabat adalah konsep penting bagi Tuhan. Dia mengkhususkan waktu itu untuk diri-Nya sendiri setelah menciptakan dunia. Hal ini juga berlaku untuk kita.

Tapi kebanyakan dari kita bisa kehilangan istirahat yang baik karena utang.

Waktu kita berutang, kita dipaksa kerja lembur, mengambil pekerjaan sampingan dan menghabiskan lebih banyak energi secara emosional untuk lepas dari utang.

“Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu.” (Pengkhotbah 5: 4)

Bacaan pendukung lainnya: Amsal 3: 5-6; Ulangn 15: 9; Ulangan 15: 1-2

3. Utang adalah cara untuk menghabiskan uang

Utang bisa muncul karena karakter kita yang suka peminjam untuk dihabiskan demi memenuhi kepuasan diri kita. Tentu saja kitab Amsal menyebut kebiasaan ini sebagai kebodohan.

“Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya.” (Amsal 21: 20)

Bacaan pendukung lainnya: Amsal 21: 5; Amsal 6: 10-11; Lukas 16: 10

Baca Juga:

Ini 4 Prinsip Alkitabiah yang Pasti Bikin Keuangan Millenial Bebas Utang

Pinjaman Online, Cara Cepat Dapatkan Uang Tapi Juga Bikin Trauma

4. Utang adalah bagian dari dosa

Tuhan memakai utang dan janji sebagai metafora untuk dosa.

Secara khusus, Dia memakai metafora jubah sebagai janji atas perlawanan manusia terhadap perintahNya.

Tuhan pun melihat utang sebagai masalah yang perlu diperbaiki, bukan sebagai peluang untuk dimanfaatkan. Sama seperti pilihan untuk berbuat dosa, pilihan untuk berutang berperan untuk menjatuhkan seseorang dalam dosa.

“…mereka merebahkan diri di samping setiap mezbah di atas pakaian gadaian orang, dan minum anggur orang-orang yang kena denda di rumah Allah mereka.” (Amos 2: 8)

“…dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami..” (Matius 6: 12)

“…dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib..” (Kolose 2: 14)

Bacaan pendukung lainnya: Lukas 7: 41-50; Roma 6: 23

5. Utang membuat seseorang kehilangan potensi

Setiap orang memang punya tanggung jawab atas hidupnya. Entah itu soal keluarga, gereja atau apapun.

Setiap sen utang, ditambah bunga, hanya akan mengurangi kemampuan untuk mengatasi masalah keuanganmu sendiri. Hal inilah yang menjerat banyak orang jadi pribadi yang gagal sepanjang hidupnya.

“Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah.” (Mazmur 37: 21)

 “Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.” (Amsal 13: 22)

“Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.” (1 Timotius 5: 8)

Bacaan pendukung lainnya: Amsal 22: 3; Amsal 28: 8; Roma 13: 7

Ini adalah sebagian dari penjelasan alkitabiah soal utang. Ada beberapa definisi lain yang disampaikan Alkitab soal hal ini dan kita akan bahas di artikel berikutnya.

Semoga artikel ini membantu setiap kita yang sedang menghadapi jerat utang dan mengambil langkah nyata untuk terlepas dari masalah ini. Sehingga kita bisa meraih kemerdekaan secara finansial di tahun ini.

Sumber : Tithe.ly | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Pransisca Ivana 22 November 2019 - 09:03:00

Mohon bantuan doanya untuk saya kiranya Tuhan berk.. more..

1 Answer

Anggun Nur amali 21 November 2019 - 13:56:17

Dampak jika tidak melayani pelanggan dengan baik

0 Answer

Jupry 21 November 2019 - 13:54:45

Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk berju.. more..

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7267

Banner Mitra November Week 3