Pengaruh Faktor Agama dalam Pilpres AS
Berbagai faktor yang mempengaruhi masyarakat Amerika Serikat dalam memilih presidennya dalam pemilihan umum memang menjadi sorotan tersendiri bagi para peneliti.
Terkadang berkenal dengan lingkungan yang baru akan terasa sulit dan menakutkan bagi seorang remaja ataupun pemuda. Faktor usia dan pengalaman yang minim membuatnya sulit untuk menemukan cara mendekati dan berkenalan dengan tetangga.
Menurut Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia, Benny Susetyo, kekerasan yang terus terjadi menunjukan bahwa penegakan hukum lemah. Hal ini dikarenakan kepemimpinan yang tidak efektif.
Kesadaran masyarakat di Indonesia terhadap bahaya Narkoba sangatlah menyedihkan. Tercatat pengguna Narkoba pada 2012 lalu sebanyak 5 juta orang. Parahnya lagi sebanyak 70 persen pengguna narkoba berada pada usia produktif dengan mayoritas profesi sebagai
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akhirnya menyatakan bahwa kasus pembunuhan massal 1965-1966 yang sebagian besar menimpa anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) itu merupakan pelanggaran HAM yang berat.
Protes keras Keuskupan Yokohama dan Konferensi Waligereja Jepang terhadap tindakan aparat kepolisian yang melakukan penyelidikan dan penangkapan tanpa surat perintah terhadap seorang umat di sebuah geraja terkait dokumen imigrasi, ditanggapi secara baik