6 Perjanjian Allah dalam Alkitab

Infografis / 9 October 2026

6 Perjanjian Allah dalam Alkitab
Sumber: dok. Istimewa
Claudia Jessica Official Writer
2678

Di sepanjang Alkitab, Allah berkali-kali membuat perjanjian dengan manusia. Setiap perjanjian punya konteks yang berbeda, tetapi semuanya memperlihatkan karakter Allah yang setia, penuh kasih, dan terus bekerja membawa manusia kembali kepada-Nya. 

1. Perjanjian dengan Nuh

Setelah air bah, Allah berjanji kepada Nuh dan seluruh makhluk hidup bahwa bumi tidak akan lagi dihancurkan oleh air bah. Pelangi menjadi tanda bahwa di tengah penghukuman sekalipun, belas kasihan dan pemeliharaan Allah tetap nyata (Kejadian 9: 8–17).

Tanda: Pelangi sebagai lambang pemeliharaan, belas kasihan, dan kestabilan 

2. Perjanjian dengan Abraham

Allah memanggil Abraham dan menjanjikan kepadanya tanah, keturunan, serta berkat. Yang menarik, janji itu tidak berhenti pada Abraham saja. Melalui dirinya, Allah ingin membawa berkat bagi bangsa-bangsa di bumi (Kejadian 12:1–3, 15:18, 17:1–14)

Tanda: Sunat sebagai janji, warisan, dan berkat bagi segala bangsa

3. Perjanjian Musa

Melalui Musa, Allah membentuk Israel menjadi umat yang hidup menurut kehendak-Nya. Hukum diberikan bukan sekadar sebagai aturan, tetapi untuk menolong mereka hidup dalam ketaatan dan kekudusan sebagai umat milik Tuhan (Keluaran 19:5–8, 24:3–8, 31:16–17).

Tanda: Hari Sabat sebagai hukum, ketaatan, dan kekudusan

4. Perjanjian dengan Daud

Allah berjanji bahwa kerajaan dan garis keturunan Daud akan ditegakkan. Janji ini kemudian menjadi bagian penting dari pengharapan akan Raja yang akan memerintah untuk selama-lamanya (2 Samuel 7:12–16, Mazmur 89:3–4).

Tanda: Takhta sebagai lambang kerajaan, keturunan, dan kesetiaan Allah

5. Perjanjian Baru

Allah menjanjikan sesuatu yang jauh lebih dalam daripada hukum yang tertulis di batu. Ia ingin menuliskan hukum-Nya di hati manusia, mengampuni dosa, dan memulihkan hubungan dengan-Nya. Perjanjian ini digenapi melalui Yesus Kristus (Yeremia 31:31–34, Lukas 22:20)

Tanda: Hati yang menggambarkan pengampunan, perubahan batin, dan hubungan dengan Tuhan

6. Perjanjian Kekal

Alkitab ditutup dengan gambaran yang begitu indah: Allah tinggal bersama umat-Nya untuk selama-lamanya. Tidak ada lagi kutuk, dan kehidupan bersama Tuhan mencapai penggenapan penuh di langit yang baru dan bumi yang baru (Wahyu 21:3, 22:3–5).

Tanda: Pohon Kehidupan sebagai simbol pemulihan, kekekalan, dan kepenuhan

Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia

— 2 Petrus 1:4

 

Kalau melihat perjalanan perjanjian Allah membuatmu penasaran kenapa Tuhan begitu serius menjaga hubungan-Nya dengan manusia, inilah saatnya kamu mengenal-Nya lebih dalam.

Kalau ada hal tentang Yesus, Alkitab, doa, atau kehidupan orang Kristen yang masih ingin kamu pahami, kamu bisa menghubungi Layanan Doa Sahabat24 melalui WhatsApp 0822-1500-2424 atau klik tombol Live Chat di pojok kanan bawah. Kamu bisa bertanya, mencari tahu, dan mendapatkan bimbingan dengan nyaman.

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?