MERATAPI NASIB Atau MENUNGGANGI KRISIS?

Infografis / 13 July 2026

MERATAPI NASIB Atau MENUNGGANGI KRISIS?
Sumber: Jawaban.com
Aprita L Ekanaru Official Writer
49

Krisis bisa membuat seseorang tenggelam dalam ratapan atau justru dipakai Tuhan menjadi titik balik. Alkitab menunjukkan "orang-orang yang tetap percaya, taat dan bertindak dalam hikmat" justru melihat krisis sebagai jalan pemulihan, penggenapan dan kemenangan.

Para tokoh Alkitab ini dikenal sebagai PEMENANG IMAN karena mereka berhasil MENUNGGANGI KRISIS alih-alih menyerah dengan keadaan.

 

1. Yusuf (Kejadian 37-50)

Krisis: Dikhianati sudara-saudaranya, dijual sebagai Budak, diftitnah lalu dipenjara. 

Respons: Tetap setia, bekerja dengan sungguh-sungguh, dan tetap berjalan dalam hikmat Tuhan.

Hasil: Dari penjara ke istana. Yusuf dipakai menyelamatkan Mesir dan keluarganya saat masa kelaparan.

2. Ester (Ester 4-8)

Krisis: Bangsa Yahudi terancam dimusnahkan oleh rencana jahat Haman.

Respons: Ester berpuasa, mencari hikmat Tuhan, lalu berani menghadap raja meski nyawanya terancam.

Hasil: Bangsanya diselamatkan dan keadaan berbalik.

3. Daud (1 Samuel 17: 30: 1-8)

Krisis: Menghadapi Goliat yang menakutkan dan kemudian mengalami takanan besar Ketika Ziklag dibakar musuh.

Respons: Daud tidak larut dalam ketakutan, ia menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan dan bertindak.

Hasil: Goliat dikalahkan dan Daud bangkit memulihkan apa yang hilang.

4. Paulus (Kisah Para Rasul 16; Filipi 1)

Krisis: Dipenjara, dianiaya dan dibatasi secara fisik.

Respons: Tetap berdoa, memuji Tuhan dan terus memberitakan Injil.

Hasil: Penjara tidak menghentikan panggilan Tuhan; justru banyak orang dijangkau dan dikuatkan.

 

Krisis boleh mengguncang hidup, tetapi iman yang teguh tidak akan runtuh. Karena bersama Tuhan, krisis justru menjadi jalan menuju pemulihan, penggenapan, dan kemenangan.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?