Menghasilkan Buah yang sesuai dengan Pertobatan
Kalangan Sendiri

Menghasilkan Buah yang sesuai dengan Pertobatan

Lori Official Writer
      54

Matius 3: 8 

"Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan." 

 

Kita sering menganggap pertobatan hanya sebagai ucapan "memohon ampun" kepada Tuhan. Meskipun itu adalah awalnya, pertobatan sejati lebih dari sekadar perasaan bersalah atau doa singkat. Dalam Alkitab, kata pertobatan berarti "perubahan pikiran" yang mengarah pada "perubahan arah". Bayangkan Anda mengemudi melawan arah di jalan satu arah. Menyadari kesalahan Anda adalah hal yang baik, dan merasa bersalah karenanya adalah hal yang wajar—tetapi Anda belum benar-benar bertobat sampai Anda mengerem, memutar balik mobil, dan mulai mengemudi ke arah yang benar. 

Yohanes Pembaptis menantang orang-orang pada zamannya untuk "menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan." (Matius 3: 8). Ia mengatakan bahwa jika hati benar-benar telah berubah, kehidupan pada akhirnya akan menunjukkan buktinya. Anda tidak hanya mengatakan Anda telah berubah; Anda menjalani perubahan itu. 

Untuk memahami seperti apa hal ini di dunia nyata, kita dapat melihat kehidupan Casey Diaz. 

Casey tidak hanya "terlibat masalah" — ia adalah pemimpin geng yang kejam di Los Angeles. Pada usia 16 tahun, ia terlibat dalam penusukan dan perampokan. Ia akhirnya berakhir di sel isolasi di penjara negara bagian California, dipandang oleh banyak orang sebagai "tidak dapat ditebus". Ia adalah seorang pria yang dipenuhi kebencian dan kekerasan. 

Saat berada di sel kecil itu, seorang wanita Kristen yang menjadi sukarelawan di penjara berhenti di depan pintunya. Meskipun ia mengumpat dan menyuruhnya pergi, wanita itu berkata kepadanya, "Aku akan berdoa untukmu". 

Suatu malam, sendirian di selnya, Casey mengalami perjumpaan yang luar biasa dengan hadirat Tuhan. Ia menyadari beratnya kerusakan yang telah ia sebabkan dan berseru memohon pengampunan. Itulah momen pertobatan. Tetapi apa yang terjadi selanjutnya adalah "buahnya". 

Casey mulai mengubah cara ia memperlakukan penjaga dan narapidana lainnya. Setelah dibebaskan, ia tidak kembali ke geng lamanya atau kebiasaan lamanya. 

Casey menjadi seorang pendeta dan pekerja Injil. Sekarang ia menghabiskan hidupnya menjangkau anggota geng dan narapidana—orang-orang yang dulunya berada di posisi yang sama dengannya. 

Kehidupannya saat ini adalah "buah" yang membuktikan bahwa pertobatannya beberapa dekade lalu adalah sungguh-sungguh. Ia beralih dari merenggut nyawa menjadi membantu orang menemukan kehidupan kekal. 

Pertobatan bukanlah tentang menjadi sempurna; tetapi tentang menjadi berbeda. Jika Anda telah meminta Tuhan untuk mengampuni Anda atas kebiasaan atau dosa tertentu, tanyakan pada diri Anda: "Seperti apa buahnya?" 

Jika Anda bertobat dari kemarahan, buahnya adalah kesabaran. Jika Anda bertobat dari ketidakjujuran, buahnya adalah mengatakan kebenaran bahkan ketika itu merugikan Anda. Jika Anda bertobat dari keegoisan, buahnya adalah mencari cara untuk melayani orang lain. 

 

Doa: 

Tuhan, terima kasih atas belas kasih-Mu. Tolonglah aku agar tidak hanya mengucapkan menyesal dan memohon pengampunan dengan bibirku, tetapi juga menunjukkan bahwa aku telah berubah melalui perbuatanku. Roh Kudus, hasilkanlah dalam diriku buah yang memuliakan Engkau. Amin. 

 

Hak Cipta Renungan oleh Rev. Dr. Harry Lee, M.D.,Psy.D, Gembala Restoration Christian Church di Los Angeles, California 

Ikuti Kami