Cerita Iman yang Diteruskan

Renungan Harian / 12 October 2026

Cerita Iman yang Diteruskan
Lori Official Writer
      146

Mazmur 78: 2-4 

"Aku mau membuka mulut mengatakan amsal, aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala. Yang telah kami dengar dan kami ketahui, dan yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami, kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian puji-pujian kepada TUHAN dan kekuatan-Nya dan perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan-Nya."

 

Kemarin saya bertemu seorang teman baru dan membagikan kisah perjalanan keluarganya. Ia bercerita tentang ibunya — yang baru pertama kali mengenal Tuhan yang kala itu ia berusia dua tahun. Saat itu, seorang pendeta melayani ibunya dan mengajak sang ibu tinggal di lingkungan gereja karena kondisi mereka memang kurang baik saat itu. Di sana dia diberikan pekerjaan untuk menyambung hidup, dan sejak itulah seluruh arah hidup mereka berubah.

Sampai hari ini, sang ibu tetap setia mengikut Tuhan. Walaupun masih ditolak keluarga, tetapi mereka memilih berbagi kasih. Hal menarik yang sangat menyentuh hati saya dari cerita teman saya adalah bagaimana ibunya memilih meneruskan kasih yang sama seperti yang dulu ia terima dari pendeta itu - ibunya melayani anak-anak yang membutuhkan rumah. Dan saya melihat bagaimana warisan iman yang sama juga diteruskan oleh teman saya - dia adalah seorang anak muda yang punya hati untuk melayani orang lain.

Cerita teman saya dan ibunya adalah satu kesaksian hidup yang sangat menginspirasi. Mungkin di keluarga Anda juga ada yang punya cerita perjalanan luar biasa dengan Tuhan - bisa kakek nenek Anda, orangtua Anda, atau seseorang yang dekat dengan Anda. Dan cerita merekalah yang membawa Anda mengenal Tuhan lebih dalam dan kita mau cerita itu bisa kita teruskan kepada orang lain. 

Inilah yang disampaikan dalam Mazmur 78:2-4 - bahwa Anda dan saya punya peran penting dalam rencana Tuhan. Tuhan mau kita membagikan perbuatan-perbuatan-Nya yang terpuji, kuasa-Nya, dan keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan kepada anak cucu kita maupun orang-orang muda lainnya yang kita kenal.

Anda tidak perlu menjadi ahli Alkitab atau pembicara publik yang fasih untuk melakukan ini. Yang Tuhan minta hanyalah satu: jadilah saksi yang jujur tentang bagaimana Ia sudah bekerja dalam hidupmu - bisa tentang doa yang dijawab, pertolongan yang datang tepat waktu, keselamatan yang tak terduga dan masih banyak lagi. Ingatlah bahwa semuanya adalah benih iman yang harus kita tabur dan berkuasa untuk membawa orang lain lebih dekat kepada Tuhan.

Lewat cerita hidup yang kita bagikan, kita sedang membantu mereka percaya bahwa Tuhan itu hidup dan bisa dipercaya. Bagi banyak anak muda yang sedang mencari jati dirinya, kisah iman dari orang-orang terdekat mereka bisa menjadi jembatan yang menghubungkan mereka dengan Tuhan secara pribadi. Tuhan akan memberi Anda banyak kesempatan untuk menceritakan tentang Dia kepada generasi berikutnya. Anda dapat bercerita kapan pun Anda menghabiskan waktu bersama anak-anak dan cucu Anda – terutama saat makan bersama keluarga. Pakailah kesempatan itu sebaik mungkin!

Inilah waktunya untuk kita melanjutkan warisan yang sama ketika Tuhan memakai seseorang untuk membawa kita lebih dekat kepada Dia.

 

Pertanyaan Refleksi:

1. Adakah seseorang yang pernah membagikan kisah imannya kepada Anda di masa lalu dan itu menjadi awal dari perjalanan iman Anda seperti saat ini?

2. Adakah satu kisah tentang bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup Anda yang bisa Anda bagikan kepada seseorang minggu ini?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?