Susah Lepas dari Kecanduan? Kemauan Aja Ga Cukup, Kamu Perlu Ini untuk Pulih Total

Health / 29 May 2026

Susah Lepas dari Kecanduan? Kemauan Aja Ga Cukup, Kamu Perlu Ini untuk Pulih Total
Sumber: Nomadsoul1 from Getty Images
Claudia Jessica Official Writer
553

Kecanduan sering kali terasa seperti lingkaran yang sulit diputus. Seseorang bisa tahu bahwa kebiasaannya merusak, berjanji untuk berhenti, lalu kembali jatuh ke pola yang sama. Entah itu alkohol, obat-obatan, pornografi, menyakiti diri sendiri, atau bentuk kecanduan lainnya.

Kecanduan seperti ini ga bisa selesai hanya dengan kemauan untuk berhenti.

Dalam salah satu episode Straight Truth Podcast, Dr. Josh Philpot mewawancarai Dr. Richard Caldwell tentang bagaimana seseorang dapat lepas dari kecanduan yang memikatnya.

Berikut ini adalah beberapa hal yang diungkapkan Dr. Richard Caldwell, seorang Pastor-Teacher Founders Baptist Church untuk lepas dari kecanduan.

 

BACA JUGA: Hai Istri, Lakukan 5 Hal Ini Untuk Dukung Suami Lepas dari Kecanduan Alkohol

 

Langkah Pertama: Berani Mengakui Masalah

Menurut Dr. Caldwell, langkah pertama yang penting adalah berhenti meremehkan masalah. Banyak orang yang sedang kecanduan berusaha menyembunyikan kondisinya. Mereka terlihat baik-baik saja di luar, tetapi sebenarnya sedang kalah dalam area tertentu.

Dr. Caldwell menekankan pentingnya kerendahan hati dalam proses ini. Ia berkata, “Jika kamu benar-benar ingin mengatasi masalah dosa ini, kamu harus menyingkirkan kesombonganmu.”

Artinya, orang yang ingin pulih harus berani menyingkirkan gengsi dan mengakui bahwa ia membutuhkan pertolongan. Seseorang perlu berani berkata, “Saya sedang kalah di bagian ini, dan saya butuh pertolongan.”

Kalimat itu sederhana, tetapi tidak mudah diucapkan. Namun, justru dari kejujuran seperti inilah proses pemulihan bisa dimulai.

 

BACA JUGA: Anak Ini Kecanduan Gadget, Lihat Cara Tuhan Mengubahnya – Pangeran Gilbert Umboh

 

Jangan Berjuang Sendirian

Dr. Caldwell juga menekankan bahwa pemulihan tidak seharusnya dijalani sendirian. Orang yang sedang berjuang perlu memiliki komunitas yang sehat, relasi yang jujur, dan orang-orang bijaksana yang bisa memberi arahan.

Ia mengatakan, “Apakah kamu sudah membuka hidupmu kepada seseorang yang cukup bijaksana, cukup berpengalaman di dalam Tuhan dan Kitab Suci untuk menolongmu?”

Kecanduan tumbuh subur dalam ruang yang gelap dan tertutup. Ketika seseorang mulai terbuka kepada orang yang tepat, ia tidak lagi berperang sendirian. Ada orang yang dapat menolongnya melihat pola yang berulang, memberi dukungan, dan mengingatkannya ketika ia mulai goyah.

Tidak Ada Jalan Pintas Instan

Selain itu, tidak ada “jalan pintas instan” yang berlaku untuk semua orang. Ada orang yang mengalami perubahan sangat cepat. Namun, ada juga yang harus melalui proses panjang, jatuh bangun, dan terus belajar membangun pola hidup baru.

 

BACA JUGA: Scroll Terus Tanpa Henti? Waspadai Brain Rot dan Perubahan Otak yang Mengikutinya

 

Dr. Caldwell mengingatkan, “Tidak ada doa tertentu yang bisa kamu ucapkan lalu semuanya langsung hilang. Tidak ada pengalaman tertentu yang membuat semuanya langsung lenyap.”

Dengan kata lain, pemulihan tidak selalu terjadi secara instan.  Ia juga mengakui bahwa ada orang yang mengalami kelepasan dengan cepat, tetapi tidak semua orang memiliki perjalanan yang sama.

Karena itu, kegagalan sesaat tidak selalu berarti tidak ada harapan. Pemulihan sering kali bersifat progresif.

Kemauan untuk Berhenti Saja Tidak Cukup

Hal penting lainnya adalah memahami bahwa berhenti dari kecanduan bukan hanya soal berkata “tidak” kepada kebiasaan lama. Seseorang juga perlu mulai berkata “ya” kepada hal-hal yang benar.

Dr. Caldwell menegaskan dengan kuat, “Ini tidak pernah hanya tentang berkata tidak kepada sesuatu, pada saat yang sama, kita juga sedang berkata ya kepada kehendak Allah.”

 

BACA JUGA: Ga Usah Malu Kalau Memang Terjebak atau Kecanduan Pornografi, Alami Pemulihan Yuk!

 

Jika hidup hanya diisi dengan larangan, tetapi tidak diganti dengan arah baru, maka kekosongan itu mudah menarik seseorang kembali ke pola lama. Pemulihan membutuhkan arah, kebiasaan baru, dan tujuan hidup yang lebih sehat.

Karena itu, pertanyaan pentingnya bukan hanya, “Apa yang harus saya tinggalkan?” tetapi juga, “Apa yang harus saya kejar?”

Di bagian akhir pembahasannya, Dr. Caldwell membawa isu ini ke akarnya. Dalam perspektif Kristen, kecanduan tidak hanya dilihat sebagai masalah perilaku, tetapi juga sebagai persoalan dosa dan hati manusia di hadapan Tuhan.

Katanya, “Saya menginginkan apa yang Allah berikan. Saya menginginkan apa yang dijelaskan oleh Roh Allah dan firman Allah.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa bagi Dr. Caldwell, pemulihan sejati tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan manusia, tetapi perlu kembali kepada pertolongan Allah.

Karena itu, pemulihan sejati bukan hanya membutuhkan disiplin, komunitas, dan kejujuran, tetapi juga pertolongan Allah melalui Kristus, firman Tuhan, doa, gereja, dan karya Roh Kudus dalam hidup seseorang.

 

BACA JUGA: Ingin Lepas dari Kecanduan Alkohol yang Merusak Hidupmu? Temukan Solusinya di Sini...

 

Dengan kata lain, jalan keluar dari kecanduan dimulai dari keberanian untuk jujur, membuka diri, mencari pertolongan, dan mengejar kehidupan yang dipulihkan dari dalam ke luar.

Kecanduan sering membuat seseorang merasa sendirian, malu, dan tidak tahu harus mulai dari mana. Namun, langkah pertama menuju pemulihan bisa dimulai dari keberanian untuk terbuka dan meminta pertolongan.

Jika kamu sedang bergumul dengan kecanduan, atau mengenal seseorang yang membutuhkan dukungan doa, hubungi tim Layanan Doa CBN yang siap mendoakan dan mendengarkanmu. Hubungi 0822-1500-2424 atau klik live chat di pojok kanan bawah.

 

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?