Hukuman Paling Menyeramkan dalam Alkitab

Fakta Alkitab / 25 May 2026

Hukuman Paling Menyeramkan dalam Alkitab
Sumber: Jawaban Channel Youtube
Aprita L Ekanaru Official Writer
119

Ada satu peringatan dalam Alkitab yang begitu keras sampai banyak orang lebih memilih untuk tidak membicarakannya. Bukan karena sulit dimengerti, tetapi karena gambaran yang digunakan terlalu menyeramkan. Ini bukan sekadar peringatan biasa. Ini salah satu gambaran hukuman paling mengerikan yang pernah disebutkan dalam Alkitab.

 

BACA JUGA: Banyak Orang Salah Paham dengan Perkataan Yesus Ini

 

Alkitab menyebutnya dengan istilah batu kilangan. Pada zaman kuno, batu ini bukan benda asing. Ini alat penting untuk kehidupan sehari-hari, digunakan untuk menggiling gandum menjadi tepung. Tanpa batu ini, tidak ada roti, tidak ada makanan. Bentuknya terdiri dari dua batu besar, satu di bawah dan satu di atas yang diputar terus-menerus. Untuk ukuran besar, beratnya bisa mencapai ratusan kilogram dan membutuhkan bantuan hewan untuk memutarnya.

Sekarang bayangkan batu sebesar itu diikatkan ke leher seseorang dan orang itu dijatuhkan ke dalam laut. Tidak ada kesempatan untuk melawan, tidak ada waktu untuk menyelamatkan diri. Tubuh langsung tertarik ke dasar, semakin dalam semakin gelap, napas habis, dan semuanya berakhir dengan cepat. Tanpa harapan, tanpa jalan keluar.

Gambaran inilah yang digunakan Yesus dalam Matius 18 ayat 6 dan ditegaskan kembali dalam Markus 9 ayat 42. Ia berkata bahwa siapa yang menyesatkan anak-anak kecil yang percaya kepada-Nya, lebih baik baginya jika batu kilangan diikatkan ke lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. Ini bukan ucapan ringan, melainkan penegasan yang sangat serius.

Bagi orang Yahudi saat itu, gambaran ini jauh lebih menakutkan. Bukan hanya karena kematiannya, tetapi karena tubuh yang tidak dikuburkan. Dalam budaya mereka, tidak dimakamkan adalah kutukan besar dan aib yang sangat memalukan. Ditenggelamkan di laut berarti tubuh menghilang selamanya, tidak pernah ditemukan. Yesus sengaja memakai gambaran se-ekstrem ini untuk menunjukkan betapa seriusnya hal yang Ia maksud.

 

BACA JUGA: Kuk yang Dipasang di Leher, Tapi Justru Meringankan Beban

 

Yang dibicarakan bukan sekadar kesalahan, tetapi menyesatkan orang lain. Bukan hanya salah jalan sendiri, tetapi membawa orang lain ikut tersesat, terutama anak-anak yang polos, yang belum bisa membedakan, dan mudah percaya.

Hari ini, menyesatkan tidak selalu terlihat seperti kejahatan besar. Kadang muncul dalam hal-hal yang terlihat biasa, yang perlahan memengaruhi cara pikir dan arah hidup seseorang. Itulah sebabnya peringatan ini tidak boleh dianggap ringan.

Pada akhirnya, pertanyaannya sederhana, dalam hidup kita hari ini, apakah kita sedang membimbing atau tanpa sadar justru menyesatkan orang lain? Marilah kita merenungkan hal ini.

Tonton video lengkapnya di bawah ini:

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?