Kasus kekerasan anak yang terjadi di Little Aresha, salah satu daycare Yogyakarta tentu menimbulkan perasaan cemas dan khawatir bagi orangtua yang menggunakan jasa daycare untuk menjaga anak-anak mereka.
Di sisi lain, banyak orang tua terjebak dalam dilema harus meninggalkan anak di daycare demi bekerja untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
BACA JUGA: Kasus Daycare Yogyakarta Viral, Perhatikan Tanda-tanda Anak Gak Nyaman di Tempat Penitipan
Bagi orang percaya, anak dipandang sebagai pusaka dari Tuhan (Mazmur 127:3). Artinya, orang tua dipercaya untuk menjaga, mendidik, dan membimbing anak sesuai dengan nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan.
Amsal 22:6 juga mengingatkan orang tua untuk mendidik anak menurut jalan yang patut baginya. Yang berarti orang tua tidak boleh sepenuhnya menyerahkan proses pembentukan karakter anak kepada pihak lain, termasuk daycare.
Lalu, apa saja hal-hal penting yang harus diperhatikan sebelum menitipkan anak ke daycare
1. Legalitas & Perizinan
Hal pertama yang wajib dicek adalah legalitas daycare. Pastikan daycare memiliki izin resmi dari Dinas Pendidikan (untuk PAUD) dan Dinas Sosial (untuk penitipan anak). Jika memungkinkan, cek juga Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Hindari daycare yang hanya memiliki izin usaha biasa tanpa izin khusus pengasuhan anak.
BACA JUGA: 3 Pilihan Tempat Menitipkan Anak Saat Orang Tua Bekerja, Pilih yang Mana?
2. Rasio Pengasuh dan Anak
Rasio pengasuh dan anak sangat menentukan kualitas pengawasan. Idealnya, satu pengasuh menangani 3–4 anak, terutama untuk bayi dan balita. Jika jumlah anak terlalu banyak dalam satu pengawasan (misalnya 1:8 atau 1:10), risiko kelalaian akan meningkat.
3. Kualitas dan Jumlah Pengasuh
Tidak hanya jumlah, kualitas pengasuh juga sangat penting. Pilih daycare yang memiliki pengasuh dengan latar belakang pendidikan PAUD atau psikologi anak.
Akan lebih baik jika ada tenaga yang memiliki sertifikasi kesehatan atau pelatihan khusus anak usia dini. Selain itu, perhatikan juga apakah pengasuh sering berganti, karena turnover tinggi bisa menjadi tanda adanya masalah internal.
4. Fasilitas Keamanan & Kebersihan
Lingkungan daycare harus aman dan bersih. Pastikan tersedia CCTV terutama di area utama, ruangan dengan ventilasi baik, serta fasilitas yang sesuai dengan usia anak seperti ruang tidur dan area bermain. Perhatikan juga protokol keamanan seperti pintu terkunci, tidak ada benda berbahaya, dan tersedia alat pemadam kebakaran.
BACA JUGA: 3 Alter natif Tempat untuk Menitipkan Anak
5. Program Harian & Pendekatan Pengasuhan
Daycare yang baik tidak hanya menjadi tempat penitipan, tetapi juga memiliki program harian yang jelas. Pastikan ada kegiatan yang mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak.
Penting juga untuk mengetahui nilai-nilai yang diajarkan di daycare. Apakah lingkungan tersebut mengajarkan kasih, kesabaran, dan kelembutan seperti karakter kristus?
6. Komunikasi dengan Orang Tua
Komunikasi adalah kunci kepercayaan. Pilih daycare yang menyediakan laporan harian melalui buku komunikasi, grup WhatsApp, atau aplikasi khusus. Orang tua juga sebaiknya diperbolehkan melakukan kunjungan sewaktu-waktu untuk memastikan kondisi anak.
7. Reputasi & Testimoni
Sebelum memilih daycare, cari tahu reputasinya. Baca ulasan dari orang tua lain di internet atau media sosial. Jangan ragu untuk bertanya langsung tentang pengalaman mereka, termasuk apakah pernah ada kasus serius di daycare tersebut.
Perlu diingat, daycare hanyalah tempat pendamping, bukan pengganti peran orang tua. Orang tua tetap bertanggung jawab membangun hubungan emosional dan rohani dengan anak di rumah dengan menjadi teladan hidup sehari-hari.
BACA JUGA: Jangan Salah Paham! Sekolah Minggu Bukan Tempat Penitipan Anak
Sebagai tambahan, kunjungi daycare minimal dua kali sebelum memutuskan untuk menitipkan anak di daycare tersebut. Datanglah di waktu yang berbeda untuk melihat suasana daycare sebenarnya.
Perhatikan interaksi antara pengasuh dan anak-anak, karena dari situlah Anda bisa menilai kualitas pengasuhan secara langsung.
Dalam Yakobus 1:5 disebutkan bahwa Tuhan memberikan hikmat kepada mereka yang memintanya. Jadi jangan lupa untuk berdoa meminta tuntunan Tuhan sebelum memilih daycare, agar tidak hanya mengandalkan logika tetapi juga pimpinan Tuhan.
Tentu peristiwa kekerasan anak di daycare membuat orangtua khawatir. Dengan mengupayakan memilih daycare yang terpercaya, dan beriman bahwa Tuhan menjaga anak-anak kita.
Kalau kamu butuh dukungan doa untuk pergumulanmu, Layanan Doa CBN tersedia setiap waktu untukmu. Hubungi kami via WhatsApp di nomor 0822-1500-2424 atau klik tombol live chat di pojok kanan bawah.
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”