Sering Pegal-pegal dan Lelah Berkepanjangan? Ini yang Kamu Butuhkan

Health / 1 May 2026

Sering Pegal-pegal dan Lelah Berkepanjangan? Ini yang Kamu Butuhkan
Sumber: David Stanciu's Images
Claudia Jessica Official Writer
453

260501 – Health

Sering Pegal-pegal dan Lelah Berkepanjangan? Ini yang Kamu Butuhkan

Sering pegal dan lelah tanpa sebab? Bisa jadi bukan sekadar capek biasa—ada hal mendasar yang diam-diam tubuhmu butuhkan.

Pernah merasa tubuh cepat lelah, pegal tanpa sebab, padahal udah tidur cukup? Kalau iya, tenang, kamu ga sendirian. Dokter Gia Pratama mengungkapkan, dirinya seringkali menemui keluhan seperti ini, bahkan hampir setiap hari.

Banyak orang menganggap ini sebagai hal biasa. Padahal sering pegal-pegal dan lelah berkepanjangan itu bisa jadi cara tubuh memberikan “sinyal” soal keadaan tubuhmu.

Lewat utasnya, Dr. Gia cerita, banyak pasien yang bilang, “Dok, saya capek terus.”

Dari banyaknya pasien yang mengeluhkan hal yang mirip, Dr. Gia memilih untuk mengamati pasiennya lebih dulu sebelum memberi resep obat.

“Mata mereka terlihat lelah. Cara duduknya seperti menahan beban. Pegal, katanya. Sudah lama. Sudah berobat. Tapi keluhannya berulang,” tulis Dr. Gia.

“Di Rumah Sakit, saya sering menemukan hal yang sama. Banyak pasien yang kadar vitamin D nya rendah,” sambungnya lagi.

Padahal, Indonesia dikenal sebagai negara dengan paparan sinar matahari sepanjang tahun, tapi banyak pasien justru memiliki kadar vitamin D yang rendah.

Dr. Gia menjelaskan bahwa melihat matahari dengan terkena matahari langsung sangat berbeda manfaatnya. Vitamin D hanya bisa diproduksi ketika kulit kita terpapar langsung oleh sinar matahari. Setelah itu, vitamin ini akan diproses di hati dan ginjal sebelum akhirnya berfungsi di tubuh—membantu penyerapan kalsium, menjaga kekuatan tulang, serta mendukung kerja otot.

Ketika kadar vitamin D rendah, tubuh mulai mengirim “sinyal halus.” Bisa berupa pegal yang datang tanpa sebab, lelah berkepanjangan, hingga nyeri tulang yang sulit dijelaskan. Sayangnya, sinyal-sinyal ini seringkali kita abaikan.

 

Dr. Gia mengungkap, gaya hidup modern menjadi salah satu penyebab utamanya. Banyak orang berangkat kerja saat matahari belum terbit dan pulang saat hari sudah gelap. Aktivitas pun lebih sering dilakukan di dalam ruangan ber-AC, dengan jendela tertutup dan minim paparan sinar matahari.

Akibatnya, kulit tidak memiliki kesempatan untuk memproduksi vitamin D secara alami.

Padahal, kebutuhan harian vitamin D sebenarnya cukup sederhana. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan sekitar 600 IU per hari sejak usia satu tahun. Angka yang kecil, tetapi membutuhkan konsistensi.

“Bukan karena tidak mau, tapi karena konsistensi memang seni yang tidak banyak orang kuasai,” kata Dr. Gia.

Untuk mengatasinya, ia sering menyarankan cara yang praktis dan mudah dijalani. Salah satunya adalah mengonsumsi suplemen vitamin D dalam bentuk gummy yang lebih mudah dikonsumsi tanpa menambah beban rutinitas harian.

Namun, sekali lagi diingatkan bahwa bukan bentuknya yang penting, melainkan konsistensi kita dalam mengonsumsinya. Sebab, tubuh kita tidak membutuhkan solusi yang rumit, melainkan fondasi kecil yang dijaga setiap hari.

Jadi, jika kamu sering merasa lelah tanpa alasan jelas atau pegal yang tak kunjung hilang, mungkin ini saatnya kamu memperhatikan kembali kebutuhan dasar tubuhmu.

Bisa jadi, yang kamu butuhkan bukan istirahat lebih lama, melainkan paparan sinar matahari yang cukup dan asupan vitamin D yang konsisten.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?