Mitos atau Fakta, Kalau Ikut Tuhan Yesus Menderita?
Sumber: jeffjacobs1990 from pixabay

Youth / 12 February 2026

Kalangan Sendiri

Mitos atau Fakta, Kalau Ikut Tuhan Yesus Menderita?

Claudia Jessica Official Writer
2366

Mitos atau fakta, kalau ikut Tuhan Yesus menderita?

Pertanyaan ini sering banget muncul, Banyak orang berpikir bahwa mengikut Yesus berarti hidup dalam berkat yang melimpah, karier cemerlang, prestasi yang selalu meningkat, serta jauh dari masalah dan kesulitan. Seolah-olah saat seseorang memutuskan ikut Yesus, semua jalan otomatis menjadi lancar.

Atau justru sebaliknya? Bahwa kalau ikut Yesus, hidup akan penuh tekanan, serba dilarang, kehilangan kebebasan, bahkan identik dengan penderitaan. Lalu, mana yang benar?

Dalam salah satu konten Superyouth, beberapa anak SMA ditanya langsung, “Mitos atau fakta, ikut Tuhan Yesus itu harus menderita?”

Menariknya, jawaban mereka cukup kompak, “Fakta.” Kok bisa ya?

Salah satu dari mereka menjawab, “Karena Tuhan itu enggak cuma kasih kita hal-hal yang enak saja, tapi Dia mau kita sadar kalau ikut Tuhan, istilahnya ada harga yang harus dibayar, juga ada proses. Kalau cuma mau enak-enaknya doang, ya berarti kita malah ngikutin si Iblis.”

 

BACA JUGA: Bagaimana Cara Orang Kristen Melawan Kuasa Iblis? Lakukan Cara Berikut Ini...

 

Jawaban ini sederhana, tapi memiliki makna yang begitu dalam. Kadang justru lewat proses yang tidak nyaman, kita belajar bergantung pada Yesus dan tidak mengandalkan diri sendiri.

Ada juga yang mengingatkan bahwa ini sesuai dengan firman Tuhan, “Siapa yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya dan memikul salibnya (Matius 16:24).”

Artinya, ketika kita memilih untuk mengikut Yesus, ada proses yang kita lalui. Misalnya menurunkan ego untuk tidak membalas dendam, ada kebiasaan lama yang harus dilepaskan, dan ada keputusan yang mungkin tidak sesuai dengan kebanyakan orang karena kita harus mengikuti firman Tuhan.

Tapi penting dipahami, ketika kita membahas Mitos atau Fakta, Kalau Ikut Tuhan Yesus Menderita, penderitaan di sini bukan berarti Tuhan ingin hidup kita sengsara. Justru sebaliknya. Proses itu Tuhan pakai untuk membentuk karakter kita.

 

BACA JUGA: Pemeran Film Black Panther Ini Sembuh Dari Depresi Berat Sejak Ikut Yesus

 

Salah satu narasumber memberi contoh, katanya, “Misalnya kita doa, ‘Tuhan, tolong aku supaya enggak gampang marah.’ Terus Tuhan izinkan ada teman yang nyebelin. Nah, cobaan itu sebenarnya jawaban dari doa kita.”

Kadang kita minta dibentuk, tapi kaget saat prosesnya datang. Padahal, lewat situasi itu Tuhan sedang melatih kesabaran, pengendalian diri, dan kedewasaan rohani kita.

Jadi, Mitos atau Fakta, Kalau Ikut Tuhan Yesus Menderita? Fakta bahwa ada proses dan tantangan. Tapi itu bukan penderitaan tanpa arah. Mengikut Yesus adalah perjalanan bertumbuh, bukan perjalanan tanpa harapan.

Kalau kamu masih bingung atau lagi bergumul soal hal ini, yuk diskusi lebih lanjut lewat tim call centre kita, Layanan Doa CBN di WhatsApp 0822-1500-2424.

Dan kalau kamu penasaran dengan pendapat lengkap Gen Z soal ikut Yesus itu mitos atau fakta harus menderita, tonton video di bawah ini ya. Siapa tahu, jawabannya bisa menguatkan kamu juga.

Sumber : Superyouth
Halaman :
1

Ikuti Kami