Ternyata Ada juga Istri yang Poliandri, Apa Sih Alasannya?
Sumber: Canva.com

Marriage / 11 February 2026

Kalangan Sendiri

Ternyata Ada juga Istri yang Poliandri, Apa Sih Alasannya?

Aprita L Ekanaru Official Writer
2061

Pernikahan sejak awal diciptakan sebagai ruang aman, tempat dua pribadi saling mengasihi, setia, dan bertumbuh bersama. Namun realitanya, tidak semua pernikahan berjalan sesuai rencana. Ada luka, tekanan, dan pergumulan yang tidak selalu terlihat dari luar. Di titik inilah, sebagian perempuan termasuk istri, bisa tergoda mengambil jalan yang keliru, bahkan sampai berniat melakukan poliandri.

 

BACA JUGA: Apakah Poligami Sesuai dengan Rancangan Allah?

 

Dalam kasus yang menyeret keluarga Nakula dan Sadewa, putra Firdha Razak, publik dikejutkan oleh dugaan poliandri yang dilakukan secara tersembunyi oleh istri dari anak sulungnya. Alasan pasti dari pihak istri memang tidak pernah dibuka terang-terangan. Namun dari pernyataan keluarga pelapor, muncul dugaan motif ekonomi. Ada indikasi bahwa hubungan ganda tersebut dimanfaatkan untuk keuntungan finansial, seolah mencoba “mengamankan” kenyamanan dari dua dunia sekaligus tanpa diketahui masing-masing pihak.

Jika Anda membaca ini dan merasa sebagian ceritanya dekat dengan hidup Anda, mungkin Anda sedang lelah. Bisa jadi Anda merasa kurang diperhatikan, tidak dimengerti, atau tertekan oleh kebutuhan hidup. Keinginan untuk mencari pelarian, baik emosional maupun materi, sering kali lahir dari luka yang tidak disembuhkan. Sayangnya, poliandri bukan solusi, melainkan bentuk perselingkuhan ekstrem yang justru memperdalam kehancuran pernikahan dan melukai banyak orang.

Dalam perspektif Alkitab, sejak zaman dahulu struktur masyarakat memang patriarki, maka ada poligami yang tercatat, sedangkan poliandri tidak. Namun menariknya, setiap kisah poligami selalu diiringi konflik, kecemburuan, dan penderitaan keluarga. 

 

BACA JUGA: Dari Pernikahan Yakub, Kita Bisa Belajar Tentang 3 Kebenaran Ini! Ada Tentang Poligami

 

Tulisan ini bukan untuk menghakimi. Ini adalah ajakan  untuk berhenti sejenak dan jujur pada diri sendiri. Jika Anda seorang istri yang sedang bergumul dengan keinginan memiliki “dua kehidupan”, ketahuilah bahwa Tuhan melihat hatimu, termasuk lukamu. Namun Tuhan juga rindu kamu kembali. Bertobat bukan berarti kamu perempuan gagal, melainkan perempuan yang berani memilih jalan pemulihan.

Jangan memikul beban ini sendirian. Kamu butuh didoakan, dikuatkan, dan dipulihkan. Kami mengundang Anda dengan penuh kasih untuk menghubungi Layanan Doa CBN. Di sana, ada para pendoa yang siap mendengarkan dan mendoakan Anda tanpa menghakimi. Mari kembali pada rencana Tuhan atas pernikahan Anda. Ambil langkah hari ini, bertobat, dan izinkan Tuhan memulihkan hidup serta keluarga Anda seperti sedia kala.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami