Kenapa Hewan-hewan Ini Haram untuk Dimakan?
Sumber: dusanpetkovic from Getty Images Pro

Health / 9 February 2026

Kalangan Sendiri

Kenapa Hewan-hewan Ini Haram untuk Dimakan?

Claudia Jessica Official Writer
112

Pernahkah kamu bertanya, kenapa ada hewan-hewan yang haram untuk dimakan seperti babi, kepiting, udang, lobster, atau kerang? Pertanyaan ini sering muncul, apalagi ketika kita melihat bahwa hewan-hewan tersebut cukup umum dikonsumsi di berbagai budaya. Apakah larangan ini murni karena alasan kesehatan, atau justru ada makna spiritual yang lebih dalam?

Untuk menjawab pertanyaan kenapa hewan-hewan haram untuk dimakan, kita memang perlu melihatnya lebih dalam, satu per satu. Berikut beberapa penjelasan utamanya.

1. Hewan Haram sebagai Simbol Kekudusan

Dalam Perjanjian Lama, hewan-hewan tertentu dinyatakan haram bukan terutama karena alasan kesehatan, tetapi sebagai simbol kekudusan. Melalui aturan makanan, Tuhan mengajar bangsa Israel untuk membedakan yang suci dan yang tidak suci dalam kehidupan sehari-hari.

Larangan ini mengingatkan bahwa umat Allah dipanggil untuk hidup berbeda dan taat kepada Tuhan, bahkan dalam hal sederhana seperti apa yang mereka makan. Dengan demikian, hewan haram berfungsi sebagai sarana pembelajaran rohani agar umat Tuhan hidup kudus dan selaras dengan kehendak-Nya.

 

BACA JUGA: #FaktaAlkitab Tentang Makanan Haram

 

2. Hewan Haram untuk Menjaga Identitas Umat Allah

Selain sebagai simbol kekudusan, hewan-hewan yang diharamkan juga berfungsi menjaga identitas umat Allah dalam Perjanjian Lama. Pada masa itu, banyak bangsa di sekitar Israel mengonsumsi hewan-hewan tertentu dalam konteks adat dan penyembahan berhala.

Dengan tidak ikut memakannya, berarti bangsa Israel dipisahkan dari kebiasaan bangsa lain. Aturan ini menolong mereka hidup dengan identitas yang jelas sebagai umat Tuhan, bukan sekadar mengikuti budaya sekitar.

3. Kenapa Babi Termasuk Hewan Haram?

Babi adalah salah satu hewan haram yang paling sering dipertanyakan. Dalam Perjanjian Lama, hewan darat yang boleh dimakan harus memenuhi dua syarat, mengunyah ulang dan berkuku belah. Babi hanya memenuhi satu syarat, sehingga dinyatakan haram.

Secara simbolis, babi menggambarkan ketaatan yang tidak utuh. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa hidup yang berkenan kepada Tuhan tidak bisa dijalani setengah-setengah, tetapi perlu ketaatan yang menyeluruh.

 

BACA JUGA: 14 Makanan yang Haram Disantap Penderita Kolesterol, Yang No. 3 Wajib Hukumnya!

 

4. Daftar Hewan-hewan Haram dalam Perjanjian Lama

Dalam Perjanjian Lama, hewan-hewan haram dikelompokkan dengan jelas, antara lain:

  • Hewan darat: babi, unta, kelinci
  • Hewan air: udang, kepiting, lobster, kerang (tanpa sirip dan sisik)
  • Burung: burung pemakan bangkai
  • Reptil dan serangga tertentu
  • Darah dan lemak tertentu juga dilarang

Apakah Hewan-hewan ini Haram Masih Berlaku bagi Orang Kristen Zaman Sekarang?

Dalam Perjanjian Baru, aturan makanan ini tidak lagi mengikat orang percaya (Kisah Para Rasul 10:9-16). Yesus menegaskan bahwa yang menajiskan manusia bukanlah makanan, melainkan hati (Markus 7:19). Semua makanan dianggap boleh jika diterima dengan ucapan syukur.

 

BACA JUGA: Orang Kristen Boleh Pinjamankan Uang, Tapi Ingat Ya, Beberapa Hal Ini Haram Dilakukan!

 

Fokus kekudusan pun bergeser dari aturan lahiriah menuju sikap hati dan kehidupan rohani.

Jika kamu masih penasaran kenapa hewan-hewan yang dulu diharamkan kini diperbolehkan, atau ingin memahami lebih dalam makna spiritualnya, kamu bisa berdiskusi lebih lanjut dengan Layanan Doa CBN yang siap melayani dan menjawab pertanyaanmu.

Silakan hubungi call centre kami melalui WhatsApp di 0822-1500-2424

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami