Habis Banjir Terbitlah Duka Kehilangan Ruang Sekolah Bagi Ribuan Anak di Aceh dan Sumut
Sumber: Jawaban.com

News / 30 January 2026

Kalangan Sendiri

Habis Banjir Terbitlah Duka Kehilangan Ruang Sekolah Bagi Ribuan Anak di Aceh dan Sumut

Lori Official Writer
3069

Banjir dan longsor yang melanda Aceh dan Sumatera Utara bukan hanya menyapu rumah, jalan, dan fasilitas umum. Di balik puing-puing bangunan dan lumpur yang masih tertimbun, ada duka kehilangan lain yang sering luput dari perhatian yaitu pendidikan anak-anak yang terhenti, terbatas dan tidak nyaman. 

Sekolah—ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh, dan bermimpi—berubah menjadi bangunan penuh lumpur, rusak total dan digantikan dengan tenda darurat sementara yang sangat terbatas. Bagi ribuan anak, bencana ini bukan sekadar peristiwa alam, melainkan titik balik yang menentukan masa depan mereka.

 

Fakta di Lapangan: Skala Dampak yang Massive

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan per 15 Januari 2026, sedikitnya 4.000-an sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara. Dampaknya tidak kecil—576.905 siswa terancam tidak dapat mengakses pendidikan secara layak.

Dua bulan setelah bencana, sebagian sekolah memang sudah mulai beroperasi kembali. Namun kenyataannya, lebih dari 30% sekolah mengalami rusak berat hingga rusak total, memaksa proses belajar mengajar berlangsung di ruang darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas.

 

Potret Pendidikan Darurat di Aceh dan Sumatera Utara

Banjir Merusak sekolah dan fasilitas belajar

Kondisi Sekolah di Aceh

Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh meninggalkan dampak serius terhadap sektor pendidikan. Sebanyak 2.805 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA terdampak, membuat 362.617 anak terancam kehilangan akses belajar yang layak. Dari total sekolah yang ada, tercatat 965 sekolah (34%) mengalami rusak berat dan 165 sekolah (6%) rusak total. Situasi ini memaksa siswa harus mengikuti proses belajar di tenda-tenda darurat atau menumpang di gedung lain yang terbatas secara fasilitas. 

Dampak kehilangan ruang sekolah paling besar dirasakan pada jenjang PAUD dan Sekolah Dasar, sebagai fondasi awal pembentukan karakter dan kemampuan belajar anak.

Dampak pada Jenjang PAUD

• 976 sekolah PAUD terdampak

• 36.026 siswa kehilangan ruang belajar yang layak

• 2.964 guru turut terdampak dalam proses pembelajaran

 

Dampak pada Jenjang Sekolah Dasar (SD)

• 1.027 sekolah SD terdampak

• 166.360 siswa terpengaruh langsung

• 14.460 guru harus mengajar dalam kondisi darurat

 

Kondisi Sekolah di Sumatera Utara

Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara juga membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan. Tercatat 1.261 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA terdampak, dengan 214.288 anak terancam kehilangan akses belajar yang layak. Di tengah proses pemulihan yang berjalan, kondisi kerusakan sekolah masih menjadi tantangan serius—sebanyak 211 sekolah (17%) mengalami rusak berat dan 7 sekolah (1%) rusak total. 

Dampak ini paling terasa pada jenjang pendidikan paling rentan, yaitu PAUD dan Sekolah Dasar.

Dampak pada Jenjang PAUD

• 235 sekolah PAUD terdampak

• 7.956 siswa kehilangan ruang belajar yang layak

• 612 guru turut terdampak dalam proses pembelajaran

 

Dampak pada Jenjang Sekolah Dasar (SD)

• 663 sekolah SD terdampak 

• 95.288 siswa kehilangan ruang belajar yang layak

• 7.475 guru turut terdampak dalam proses pembelajaran

Meskipun pemerintah, secara khusus kementerian Pendidikan telah melakukan berbagai upaya... 


Baca di Halaman Berikutnya -->

Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami