Dari Anak yang Tak Mengerti Menjadi Paham Firman Tuhan
Sumber: Jawaban.com

Impact Story / 21 January 2026

Kalangan Sendiri

Dari Anak yang Tak Mengerti Menjadi Paham Firman Tuhan

Lori Official Writer
3305

Bagaimana jika seorang anak bukan hanya menonton animasi Alkitab, tetapi benar-benar mengerti, mengingat, dan menceritakan kembali Firman Tuhan dengan penuh keyakinan? Inilah yang dialami oleh Nuella—sebuah kesaksian sederhana, namun kuat, tentang bagaimana Tuhan bekerja melalui pelayanan Superbook.

Sejak hadir di Indonesia pada tahun 2017, Superbook telah menjadi program pemuridan anak Sekolah Minggu di berbagai gereja. Melalui 68 kisah terbesar Alkitab yang disajikan dalam 5 musim Animasi Superbook, anak-anak diajak mengenal Firman Tuhan secara visual, relevan, dan mudah dipahami—bukan hanya ditonton, tetapi dipelajari dan dihidupi.

 

Dari Tidak Mengerti Menjadi Paham Firman Tuhan

Sebelum mengenal Superbook, Nuella—anak berusia 6 tahun yang aktif mengikuti Sekolah Minggu—sering merasa bingung ketika mendengar cerita Alkitab. Kisah tentang Daniel, Yunus, atau bahkan Tuhan Yesus terasa sulit dibayangkan. Ia mendengar, tetapi belum sungguh mengerti.

Namun, semuanya mulai berubah ketika Nuella rutin menonton Superbook dan mengikuti pembelajaran pendukungnya di Sekolah Minggu. Melalui animasi yang hidup dan alur cerita yang jelas, Nuella mulai memahami bagaimana para tokoh Alkitab mengalami pertolongan Tuhan secara nyata.

 

Baca Juga: Raih Juara Satu Mewarnai Berkat Rasa Percaya Diri yang Perlahan Tumbuh

 

Salah satu momen yang paling membekas bagi Nuella adalah saat menonton kisah Tuhan Yesus disalibkan. Dari sana, ia bukan hanya tahu ceritanya, tetapi mengerti maknanya. Ketika ditanya mengapa Yesus harus disalibkan, Nuella dengan polos namun yakin menjawab, “Untuk menebus dosa kita.”

Orang tua Nuella bahwa mengaku bahwa ia sering menceritakan kembali kisah-kisah Alkitab yang ia tonton—bukan karena diminta, tetapi karena ia ingin berbagi. Ia bisa menceritakan kisah Daniel di gua singa, Yunus di perut ikan besar, Tuhan Yesus meredakan angin ribut, hingga penyaliban Yesus dengan bahasanya sendiri.

Nuella memang masih pemalu saat tampil di depan umum, tetapi ia terus didorong dan dilatih. Ia mulai berani ikut lomba bercerita, bernyanyi, bahkan terlibat dalam persiapan Natal Sekolah Minggu. Semua ini menjadi bagian dari proses Tuhan membangun iman dan kepercayaan dirinya.

Hari ini, Nuella bukan hanya anak yang lebih mengerti Alkitab, tetapi juga lebih mencintai Firman Tuhan. Ia menikmati belajar, bertanya, dan mengingat kebenaran Firman dalam kehidupan sehari-hari. Superbook telah menjadi alat Tuhan untuk menanamkan iman sejak dini—iman yang bukan hanya diketahui, tetapi dialami.

 

Baca Juga: Iman yang Kembali Diteguhkan Karena Kisah Pengorbanan Yesus

 

Puji Tuhan! Melalui Superbook, satu lagi benih iman bertumbuh. Dan melalui setiap anak seperti Nuella, kita melihat bahwa ketika Firman Tuhan disampaikan dengan cara yang tepat, hidup sungguh-sungguh diubahkan.

Jika Anda terinspirasi dengan kesaksian ini, mari bagikan kepada satu orang terdekat Anda. Dengan demikian Anda telah mendukung pelayanan pemuridan Superbook bahwa dampaknya bisa didengar lebih banyak orang. Yuk share sekarang!

Halaman :
1

Ikuti Kami