Raih Juara Satu Mewarnai Berkat Rasa Percaya Diri yang Perlahan Tumbuh
Sumber: Jawaban.com

Impact Story / 29 December 2025

Kalangan Sendiri

Raih Juara Satu Mewarnai Berkat Rasa Percaya Diri yang Perlahan Tumbuh

Lori Official Writer
3336

Awalnya, Gabriel Abdi Setiawan atau akrab disapa Riel ini selalu merasa kecil hati menampilkan hasil karya menawarnainya. Kini, ia justru berdiri di depan — dengan krayon di tangan dan kepercayaan diri di hatinya.

Tak banyak yang menyangka bahwa seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang dulu sering berkata, “Aku gak bisa,” kini pulang membawa piala juara satu lomba mewarnai tingkat kecamatan. Dibalik prestasi ini ada proses ketekunan yang dijalani Riel. 

Riel tinggal di Desa Kaliwungu bersama keluarganya. Sehari-hari, ia dikenal sebagai anak yang pendiam dan jarang berinteraksi dengan teman sebaya karena keterbatasan jarak rumah. 

 

Baca Juga: Pertemuan Maris dengan Kisah Salib yang Mengubah Sikapnya

 

Aktivitasnya lebih banyak dihabiskan di rumah, dengan jadwal les yang teratur. Ketika pertama kali bergabung dengan School of Life, Riel justru menjadi salah satu anak yang paling enggan mengikuti kegiatan kreatif, terutama mewarnai dan menggambar.

Ia sering datang terlambat saat sesi kreativitas, menunggu teman-temannya selesai, atau bahkan berkata pelan kepada guru, “Aku gak bisa mengerjakan.” Bukan karena tidak mampu—melainkan karena rasa tidak percaya diri yang begitu kuat.

 

Baca Juga: Iman yang Kembali Diteguhkan Karena Kisah Pengorbanan Yesus

 

Perubahan mulai terlihat sejak Riel terus diberikan dukungan dan pendampingan dari tutor di School of Life. Bahkan saat ikut kelas karakter, rasa percaya dirinya semakin meningkat sejak menonton Animasi Superbook dari cerita "Nehemia" saat membangun kembali tembok Yerusalem. Dari cerita itu, Riel belajar dari ketekunan dan keberanian Nehemia membangun tembok sekalipun ada banyak sekali tantangan. 

Berbekal pengetahuan itu, Riel pelan-pelan mulai lebih bisa fokus mewarnai baik di rumah, di School of Life maupun di sekolah. Iaa tak lagi merasa malu memperlihatkan hasil karyanya kepada orang lain. Hal inilah yang membuat orang tuanya merasa kaget bahwa Riel punya bakat di bidang mewarnai. Dukungan demi dukungan yang ia terima semakin membangkitkan keberanian dalam dirinya, sehingga saat ada kesempatan Lomba MAPAK tingkat kecamatan, dengan percaya diri ia mau mendaftarkan diri mewakili sekolahnya.

Puji Tuhan! Dari 2 jam waktu yang diberikan untuk menyelesaikan gambar, Riel bisa menuntaskan gambar hanya dalam 50 menit saja. Hasilnya? Juara satu.

 

Baca Juga: Dulu Insecure Karena Rambut Keriting, Kini Jadi Alasan Syaloom Jadi Anak yang Bersyukur

 

Kemenangan yang ia peroleh semakin meyakinkan Riel untuk semakin percaya diri dengan potensinya. Kini, Riel bukan saja berani ikut berbagai lomba di daerahnya, tetapi ia juga lebih berani mengekspresikan dirinya.

Kedua orang tuanya pun sangat bersyukur bisa melihat perubahan besar yang terjadi dalam diri Riel sampai saat ini. "Saya nggak mengira kalau Riel bisa mengalahkan beberapa sekolah sekaligus," ungkap sang mama dengan bangga.

Jika Anda terinspirasi dengan kesaksian ini, mari bagikan kepada satu orang terdekat Anda. Dengan demikian Anda telah mendukung pelayanan pemuridan Superbook bahwa dampaknya bisa didengar lebih banyak orang. Yuk share sekarang!

Halaman :
1

Ikuti Kami